spot_img
Jumat, Februari 20, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWATiga SPPG di Sumbawa Ditutup Sementara

Tiga SPPG di Sumbawa Ditutup Sementara

Sumbawa Besar (suarantb.com) – Dinas Kesehatan (Dikes) Sumbawa mengaku ada tiga unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditutup sementara pemerintah. SPPG yang ditutup sementara itu tersebar di tiga kecamatan.

“Tiga unit SPPG yang ditutup sementara tersebut berada di Kecamatan Tarano, Empang, dan Lunyuk. Khusus untuk SPPG Lunyuk kami masih menunggu hasil uji dari BBPOM,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Sumbawa, H. Sarif Hidayat kepada Suara NTB, Kamis (19/2/2026).

Sarif melanjutkan, dua SPPG yang berada di kecamatan Tarano dan Empang ditutup sementara lantaran ada masalah di internal. Sementara SPPG Lunyuk ditutup karena ditemukan adanya dugaan keracunan terhadap sejumlah siswa yang terjadi beberapa minggu lalu.

“Kalau untuk Empang dan Tarano lebih ke masalah internal sehingga ditutup sementara. Sementara khusus untuk SPPG Lunyuk kami masih menunggu hasil uji BBPOM,” ucapnya.

Ia pun meyakinkan, khusus untuk SPPG Lunyuk pihaknya sudah mengambil sampel makanan yang diduga menjadi pemicu keracunan. Sampel tersebut pun sudah dikirim ke BBPOM untuk dilakukan uji laboratorium lebih lanjut untuk memastikan penyebab terjadinya keracunan.

“Sampelnya masih diuji di BBPOM, kami masih menunggu hasilnya. Apakah dugaan keracunan disebabkan oleh makanan MBG atau dari makanan lain yang ada di sekolah,” ujarnya.

Seraya menambahkan, tiga unit SPPG yang berstatus tutup sementara tersebut tidak boleh melakukan aktivitas apapun. Bahkan ada sanksi yang dikenakan nantinya ketika mereka memaksa diri untuk tetap melakukan aktivitas usaha.

“Masih kita hentikan untuk sementara hingga waktu yang tidak ditentukan. Kami pun meminta kepada pengelola SPPG untuk tetap memperhatikan kebersihan makanan yang akan diberikan kepada para siswa/siswi,” tukasnya. (ils)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO