spot_img
Sabtu, Februari 21, 2026
spot_img
BerandaBREAKING NEWSBupati LAZ Tegaskan Pers Diberi Akses Informasi yang Luas di Lombok Barat

Bupati LAZ Tegaskan Pers Diberi Akses Informasi yang Luas di Lombok Barat

Giri Menang (suarantb.com) – Bupati Lombok Barat (Lobar), H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menegaskan bahwa pers adalah bagian dari mitra pembangunan daerah. Karena itu, pers diberikan akses informasi yang luas di Lombok Barat sepanjang informasi tersebut adalah hak publik sesuai dengan perundangan-perundangan.

“Jadi tidak benar kalau ada yang bilang kita membatasi pers. Justru kita paling terbuka dan transparan soal Informasi publik,” ungkap Bupati LAZ kepada media, Sabtu, 21 Februari 2026.

LAZ menyebut pers punya beran besar membantu daerah menyebarluaskan informasi yang bersifat membangun. LAZ mengajak pers tetap menjadi penyeimbang, memberikan kritik konstruktif kepada pemerintah daerah jika ada persoalan.

“Kita terbuka, sangat terbuka. Saya juga aktif memantau media sosial, mendengar dan membaca keluhan maupun kritik. Itu biasa. Sepanjang konstruktif,” ungkapnya.

Yang tidak ditolerir bagi Bupati LAZ adalah oknum-oknum yang mengatasnamakan diri wartawan lalu membuat konten-konten yang bersifat fitnah, hoaks. Ia berharap organisasi wartawan menertibkan praktik-praktik seperti ini.

Sebagai bentuk kemitraan, Pemda, kata Bupati, secara berkala bertemu wartawan. Di forum itu bupati menyampaikan apa saja yang berkaitan dengan pembangunan di Lombok Barat. Sebagai imbal balik, wartawan juga bebas bertanya tentang tema yang sedang menjadi pembahasan. “Kayak gini ngumpul-ngumpul kan biasa. Mana ada yang membatasi hak wartawan mengakses informasi,” ungkap LAZ.

Sementara itu dari perwakilan media, Heru mengapresiasi keterbukaan informasi Pemkab Lobar. Menurutnya, selama ini, baik Bupati Lobar, LAZ dan Wakil Bupati Lobar, Nurul Adha sangat terbuka dengan kritik. Terbukti ketika ada laporan mengenai pejabat yang “nakal” dengan mempersulit perizinan, Bupati langsung mengambil langkah tegas dengan mengeluarkan aturan perizinan wajib selesai lima hari.

Begitu juga ketika ada kerusakan infrastruktur seperti jalan atau yang lainnya, bupati langsung turun tangan meninjau kondisinya dan melakukan perbaikan dengan skala prioritas. “Sejauh ini Bupati dan Wabup tidak pernah membatasi informasi terutama kritik yang membangun,” tegas ketua Forta Lobar ini.

Heru mengaku selama meliput di Lobar, tidak ada pembatasan terhadap media dalam melaksanakan kegiatan liputan atau mengakses informasi. Pasalnya, isu atau informasi yang dikonfirmasi media ke Pemkab, khususnya Bupati memberikan akses tanpa membatasi. Perlakukan terhadap semua media pun sama, tidak ada dibeda-bedakan. “Beliau (Bupati) enak kok dikonfirmasi, kalau kami mau wawancara, dia selalu merespons,” kata dia. (tim)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO