spot_img
Sabtu, Februari 21, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWA BARATKSB akan Kembangkan Taman Kurma Lewat Kultur Jaringan

KSB akan Kembangkan Taman Kurma Lewat Kultur Jaringan

Taliwang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) sedang bersiap mengembangkan budidaya tanaman kurma dengan menanfaatkan bibit hasil teknik kultur jaringan.

Untuk pengembangan budidaya tanaman pasir itu, BRIDA KSB telah menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak. Selain dengan BRIDA NTB yang akan menyediakan bibitnya, kerja sama juga dibangun dengan BRIN RI dan PT Ukhuwah Datu Nusantara (UDAN) – lembaga yang selama ini telah berhasil mengawal kesuksesan budidaya kurma di Kabupaten Lombok Utara (KLU). “Komunikasi kami dengan tiga pihak ini sudah terjalin. Pak Bupati dan Pak Sekda juga support dengan langkah kami ini,” kata Kepala BRIDA KSB, Mars Anugerainsyah, Jumat (20/2).

Mars menjelaskan, BRIDA NTB saat ini tengah mengembangkan bibit kurma yang akan menjadi unggulan NTB lewat metode kultur jaringan. Dari pengembangan itu, hasil bibitnya akan pertama kali di tanam di wilayah KSB. “Kami sudah sampaikan komitmen itu ke BRIDA NTB dan BRIN, dan disambut positif,” ujarnya.

Untuk kelancaran pengembangan budidaya kurma lokal itu, BRIDA KSB pun telah melakukan persiapan. Untuk lokasi tanam, pihaknya akan memanfaatkan lahan seluas 2 hektar di lokasi Balai Benih Induk (BBI) Poto Tano di tahap awal. “Kami juga sudah usulkan untuk pembiayaannya. Dan kita juga sedang susun wilayah pengembangannya ke tempat lain. Target kami lahan tidur kita jadikan media tanam selama tanahnya cocok,* kata mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ini.

Pengembangan budidaya kurma ini sangat menjanjikan secara ekonomi. Di Kabupaten Lombok Utara sebut dia, produksi kurma perlahan mulai digandrungi tak sekedar pasar lokal. Tetapi juga mulai dibidik pasar nasional hingga nasional. “Kalau kita nanti berhasil mengembangkan pasarnya pasti ada,” klaimnya sembari menambahkan budidaya tanaman kurma ini nantinya akan turut mendukung klaster pertanian dalam program KSB Maju Luar Biasa. “Ini kontibusi kami dalam menyukseskan program Pak Bupati itu,” pungkasnya.

Lebih jauh Mars menyebut, pengembangan budidaya kurma ini akan mendapat dukungan dari Badan Riset Nasional (BRIN) RI. BRIN akan membantu dalam hal penelitian terkait kualitas lahan yang dibutuhkan untuk lokasi penanaman di seluruh wilayah KSB. “Kalau menurut BRIDA wilayah (pulau) Sumbawa termasuk KSB cocok untuk lokasi penanam, tapi kita akan kuatkan dengan hasil BRIN juga,” katanya.(bug)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO