spot_img
Kamis, Februari 26, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TIMURAntisipasi Lonjakan Harga, DKP Lotim Ajak Siswa dan ASN Tanam Cabai di...

Antisipasi Lonjakan Harga, DKP Lotim Ajak Siswa dan ASN Tanam Cabai di Pekarangan

 

Selong (suarantb.com) – Menyikapi lonjakan harga cabai yang kerap terjadi, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Lombok Timur mengambil langkah inovatif dengan meluncurkan program “Road to School”. Program ini bertujuan mengajak para siswa dan aparatur sipil negara (ASN) memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai, sebagai upaya menciptakan ketahanan pangan mandiri.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lombok Timur, Selamat Alimin, kepada Suara NTB, Kamis (26/2/2026) mengungkapkan bahwa kegiatan ini akan dimulai paling lambat setelah Lebaran. Pihaknya akan menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim untuk menjangkau sekolah-sekolah, terutama tingkat SMP dan SD, di wilayah Selong sebagai ibu kota kabupaten.


“Kami akan mendatangi sekolah-sekolah di seputaran Kota Selong terlebih dahulu. Harapannya, para siswa memiliki minat kuat untuk memanfaatkan pekarangan rumah masing-masing dengan menanam cabai,” ujar Selamat Alimin.


Program ini dipicu oleh fluktuasi harga cabai yang signifikan. Beberapa pekan lalu, Lombok Timur bahkan mencatat peningkatan indeks perkembangan harga tertinggi secara nasional akibat kelangkaan pasokan. Oleh karena itu, DKP memilih fokus pada komoditas cabai sebagai langkah awal.


“Tanaman cabai paling sering menimbulkan gejolak harga di masyarakat. Dengan menanam sendiri, setidaknya beban rumah tangga bisa berkurang saat harga melonjak,” tambahnya.


Tak hanya menyasar pelajar, DKP juga mengajak seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk menindaklanjuti instruksi Bupati H. Haerul Warisin. Instruksi tersebut mewajibkan pemanfaatan lahan pekarangan kosong untuk ditanami cabai.


“Bupati kerap menekankan pentingnya kemandirian pangan. Kami ingin semua pihak, mulai dari ASN hingga pelajar, ikut serta. Ini akan efektif membantu meringankan beban masyarakat saat terjadi lonjakan harga,” jelas Selamat Alimin.


Dengan adanya gerakan ini, diharapkan pasokan cabai lokal meningkat dan harga dapat lebih stabil. Program “Road to School” menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam membangun kesadaran pangan sejak dini, sekaligus memanfaatkan lahan tidur secara produktif. (rus)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO