Mataram (suarantb.com) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat mencatat realisasi penukaran uang baru melalui layanan kas keliling mencapai Rp636.100.000. Nilai tersebut merupakan total penukaran yang telah dilaksanakan pada termin pertama menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
Deputi Kepala Bidang Pembayaran Kantor Perwakilan BI NTB, Ignatius Adhi Nugroho, menjelaskan bahwa penukaran uang dilayani melalui beberapa metode, yakni kas keliling, penukaran di jaringan perbankan, serta penukaran terpadu bersama perbankan di Islamic Center.
“Total nilai penukaran uang yang sudah dilaksanakan adalah kas keliling dengan nominal realisasi Rp636.100.000,” ujarnya, Kamis, 26 Februari 2026.
Menurutnya, animo masyarakat pada termin pertama terbilang cukup baik. Untuk penukaran melalui kas keliling di wilayah Tanjung dan Sembalun, kuota yang disediakan hampir seluruhnya terserap.
“Kalau dilihat dari animonya cukup bagus. Untuk sampai dengan saat ini (termin I) penukaran melalui kas keliling di Tanjung dan Sembalun, kuota yang kita sediakan hampir terserap semua,” jelasnya.
Ia optimistis pada termin kedua nanti minat masyarakat akan semakin meningkat. Pasalnya, periode tersebut berdekatan dengan pencairan gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR), serta makin mendekati Hari Raya Idulfitri.
“Kalau dilihat dari pendaftar pada termin I, proyeksi di termin II akan lebih bagus, karena pada termin II sudah terima gaji/THR dan sudah dekat dengan hari raya,” katanya.
Pendaftaran penukaran uang dilakukan secara daring melalui aplikasi PINTAR yang dapat diakses masyarakat. Untuk termin berikutnya, pendaftaran dibuka mulai 27 Februari 2026 pukul 09.00 Wita.
Secara keseluruhan, Kantor Perwakilan BI Provinsi NTB menyiapkan uang tunai sebesar Rp3,3 triliun guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H/2026.
Bank Indonesia menyediakan layanan penukaran uang Rupiah di sejumlah titik di wilayah NTB. Layanan kas keliling dilaksanakan di Selong–Jerowaru pada 19–20 Februari 2026, Tanjung–Sembalun pada 23–24 Februari 2026, serta Pulau Bungin–Maluk pada 3–4 Maret 2026. Selain itu, BI juga membuka layanan kas keliling di 20 mitra strategis untuk memperluas akses masyarakat memperoleh uang layak edar.
Layanan penukaran melalui jaringan perbankan tersedia di 85 titik kantor bank terdaftar pada 27 Februari 2026 pukul 09.00–12.00 Wita dan 12 Maret 2026 pukul 09.30–13.00 Wita.
Sementara itu, penukaran terpadu BI bersama perbankan akan dipusatkan di Islamic Center Mataram pada 9–12 Maret 2026 pukul 10.00–13.00 Wita, melibatkan sejumlah bank nasional dan daerah.
Adhi menegaskan, masyarakat diimbau memanfaatkan layanan resmi yang telah disediakan guna memastikan proses penukaran berjalan aman, tertib, dan terhindar dari praktik penukaran ilegal yang berpotensi merugikan. (bul)


