Mataram (suarantb.com) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram berencana membangun kolam retensi seluas sekitar 20 are. Lokasinya berada di samping Bundaran Mataram Metro atau di selatan kantor baru Wali Kota Mataram, Jalan Gajah Mada.
Langkah ini diambil karena kawasan selatan Kota Mataram setiap tahun kerap menjadi langganan luapan air saluran yang menyebabkan genangan di sejumlah ruas Jalan Dr. Soedjono, mulai dari Gedung DPRD Kota Mataram hingga Kantor Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Kolam retensi tersebut akan dibangun di area Bale Mentaram dengan tujuan utama memperlambat laju arus air dari arah timur (hulu) sebelum mencapai wilayah pantai. Proyek ini diharapkan dapat meminimalisasi genangan yang selama ini mengganggu aktivitas lalu lintas masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Lale Widiahning, menjelaskan bahwa kondisi geografis Kota Mataram menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan banjir.
“Muka air laut kita lebih tinggi dari daratan. Kalau kita buka tembus ke pantai dan membuat saluran di situ, tidak bisa,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Menurutnya, pembuatan saluran langsung ke pantai kerap tidak efektif dan berpotensi memperparah kondisi saat terjadi fenomena rob atau air pasang tinggi.
“Kalau kita arahkan langsung ke pantai, saat terjadi rob dan di sini airnya juga besar, akan terjadi benturan arus. Seperti yang terjadi di Pantai Bom,” jelasnya.
Karena itu, strategi yang dipilih adalah mengurangi volume air yang langsung mengalir ke kawasan selatan melalui pembangunan kolam retensi. Rencana tersebut telah dimatangkan dan mendapat persetujuan dari Wali Kota Mataram.
“Perencanaannya sudah saya buat dan sudah disetujui Pak Wali,” kata Lale.
Ia menambahkan, kolam retensi akan memanfaatkan lahan di sudut dekat kantor Wali Kota yang telah memiliki saluran air. Air dari saluran tersebut akan ditampung di kolam retensi untuk memperlambat aliran sebelum diteruskan ke arah barat (hilir).
Berdasarkan estimasi awal, kolam retensi ini akan memiliki luas sekitar 20 are dengan kedalaman 2 meter. Dengan dimensi tersebut, kolam diperkirakan mampu menampung sekitar 40.000 meter kubik air. “Cukup untuk menahan sekitar 40.000 meter kubik air,” pungkasnya. (pan)


