Giri Menang (suarantb.com) – Warga yang digotong melewati jalan yang putus di wilayah Taman Baru-Buwun Mas Sekotong Lombok Barat (Lobar) meninggal dunia pada Kamis (26/2/2026) siang. Warga yang meninggal diketahui bernama Rendy Wisnu Saputra masih berusia 16 tahun asal Dusun Bengkang, Desa Persiapan Pengantap, Lombok Barat itu meninggal setelah mendapat penanganan di rumah sakit.
Kabar mengenai meninggalnya Rendy, dibenarkan oleh Kades Buwun Mas Rochidi. Melalui pesan singkat ia menyampaikan kabar duka yang diterima dari pihak keluarga almarhum.
Sebelum meninggal, kondisi Rendy sempat memburuk sehingga akhirnya pihak keluarga membawanya ke Puskesmas. Namun kendalanya, kendaraan ambulans tidak bisa menjangkau rumahnya akibat jalan putus akibat longsor di wilayah Sekotong. Pihak keluarga pun menggendong Rendy melewati jalan putus, aksi dramatis ini pun terekam video hingga memunculkan keprihatinan.
“Karena kondisi, apapun tindakan pihak medis, itu kesimpulan dari pihak RS tadi. Bisa jadi juga karena terlambat penanganan,” kata Rochidi.
Proses evakuasi Rendy ke puskesmas memakan waktu, karena kondisi jalan putus. Sebelum dibawa ke puskesmas, pihak keluarga sudah berkomunikasi dengan pihak Puskesmas untuk dijemput sampai batas jalan rusak tersebut. “Cuma ambulans telat datang, duluan pasien ini tiba di situ, itu ceritanya,” imbuhnya.
Rendy pun sempat dilarikan ke Puskesmas Sekotong untuk mendapatkan pertolongan pertama. Perjalanan menuju Puskesmas Sekotong memakan waktu lama karena kendala aksesibilitas yang diduga memperburuk keadaan pasien.
Namun, ia harus dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar karena keterbatasan peralatan. “Setelah di puskesmas dirujuk lah ke Rumah Sakit Gerung,” ungkapnya.
Berharap Kejadian Ini Tidak Berulang
Setelah mendapatkan penanganan di Rumah Sakit, Rendy akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Rochidi berharap kejadian semacam ini tidak terulang, sehingga pihak terkait perlu melakukan langkah-langkah antisipatif. “Mungkin puskesmas siapkan armadanya di sana, nanti kami di desa juga ada ambulans disiapkan mengangkut warga,” imbuhnya.
Menurut Rochidi, kejadian ini menjadi tamparan bagi Pemda dan semua pihak, agar penanganan infrastruktur jalan di kawasan ini segera dilakukan.
Sementara itu warga Bengkang, Rusdin membenarkan informasi tentang meninggalnya Rendy. “Benar pak,” katanya. Dari informasi yang diperoleh, Rendy sempat dibawa ke puskesmas oleh pihak keluarga. Namun setelah dirawat di sana, tersiar kabar bahwa Rendy meninggal. Rendy diketahui masih berstatus siswa kelas XI SMKN 1 Sekotong. (her)


