Mataram (suarantb.com) – Universitas Mataram (Unram) terus mendorong mahasiswa untuk terus belajar, berkarya, dan menghadirkan dampak nyata. Salah satunya melalui Sosialisasi Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) tahun 2026, di Gedung Dome Unram, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan organisasi kemahasiswaan, tetapi juga wadah bagi mahasiswa untuk menumbuhkan kreativitas, mengasah pemikiran kritis, dan berkontribusi langsung dalam pengabdian serta pemberdayaan masyarakat.
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) sendiri merupakan program pembinaan ormawa oleh perguruan tinggi yang diimplementasikan dalam bentuk pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Melalui program ini, organisasi mahasiswa tidak hanya diperkuat secara kelembagaan, tetapi juga diarahkan untuk menghadirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan di masyarakat.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Sujita, S.T., M.T., menekankan pentingnya semangat mahasiswa untuk terus berdampak.
“Program ini bukan semata-mata membuat proposal lalu mendapatkan dana. Lebih dari itu, ini menunjukkan apa yang kita baktikan bagi bangsa, menumbuhkan atmosfer baru yang kreatif, memecahkan masalah, dan berdampak bagi masyarakat luas. Tidak hanya dosen yang harus berdampak, mahasiswa juga harus mampu memberi manfaat. Pemikiran kritis kalian bisa memecahkan masalah di masyarakat melalui berbagai bidang ilmu, sehingga banyak sektor yang bisa dikembangkan dengan hasil yang berdampak bagi banyak orang,” ujar Sujita.
Acara sosialisasi menghadirkan sejumlah narasumber yang memberikan pemaparan teknis terkait PPK Ormawa. Prof. Dr. Ir. Erwan, M.Si. membuka dengan pengantar program, dilanjutkan oleh Dr. Ida Ayu Oka Suwati Sideman, S.T., M.Sc. yang menjelaskan lokasi dan topik, pengusulan, luaran, serta penilaian sub-proposal. M. Subhan Bahruddin Rosyidi, S.Pt., M.Si. kemudian memaparkan panduan penggunaan aplikasi dan sistematika proposal, sementara Rahmi Sri Ramadhani, S.E., M.Si. menyampaikan uraian umum serta dokumen pendukung. Seluruh sesi dipandu oleh Dr. Indriyanto, M.P., sehingga diskusi berlangsung interaktif dan informatif.
Selain pemaparan materi, acara ini juga menghadirkan Abdurrahim, S.Pt. dan M. Haikal yang berbagi pengalaman mereka dalam menyusun dan meloloskan proposal PPK Ormawa. Keduanya menekankan pentingnya kerja tim, konsistensi, serta keberanian mahasiswa untuk menghadirkan ide-ide kreatif yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Sharing session ini turut memberikan inspirasi sekaligus motivasi bagi peserta untuk lebih percaya diri dalam mengembangkan gagasan, serta memahami bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada proposal, tetapi juga pada komitmen dan implementasi nyata di lapangan.
Melalui sosialisasi ini, Unram membuka ruang bagi mahasiswa untuk memperkuat kapasitas organisasi, menumbuhkan kreativitas, dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. PPK Ormawa diharapkan menjadi wadah pembelajaran sekaligus pengabdian, sehingga mahasiswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga mampu memberi dampak positif yang luas. (ron)


