spot_img
Sabtu, Februari 28, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA BIMARamadan Jadi Momentum Perkuat Kamtibmas

Ramadan Jadi Momentum Perkuat Kamtibmas

Kota Bima (Suara NTB) – Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin menegaskan pentingnya penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan Ramadan melalui kolaborasi pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan dalam forum silaturahmi kamtibmas yang digelar Polres Bima Kota di Mapolres Bima Kota.

Menurut Wali Kota, dinamika sosial yang meningkat selama Ramadan perlu diantisipasi dengan pendekatan hukum dan komunikasi yang bijak. Masyarakat agar tidak mudah menggeneralisasi kesalahan individu terhadap institusi serta menghindari tindakan main hakim sendiri.

“Ini bukan soal menyalahkan satu pihak. Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Bahaya narkoba harus menjadi perhatian serius. Kita tidak ingin kejadian-kejadian tragis akibat tindakan main hakim sendiri terus terulang,” ujarnya.

Ia menilai persoalan kriminal, termasuk pencurian yang berujung persekusi dan tindakan anarkis, harus dicegah melalui kerja bersama seluruh elemen daerah. Pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat diminta memperkuat koordinasi untuk menjaga stabilitas wilayah.

Orang nomor satu di Kota Bima ini, juga menyoroti ancaman narkoba yang dinilai semakin serius dan berpotensi merusak masa depan generasi muda. Oleh karena itu, ia meminta aparat pemerintah di tingkat kelurahan berperan aktif melakukan deteksi dini serta pencegahan di lingkungan masing-masing.

“Narkoba adalah penghancur masa depan generasi muda. Sudah saatnya kita bergerak bersama, mulai dari lingkungan terkecil hingga tingkat kota dan kabupaten, untuk menyatakan perang terhadap narkoba,” tegasnya.

Pelaksana harian (Plh) Kapolres Bima Kota AKBP Hariyanto menegaskan, pihak kepolisian meningkatkan langkah preventif selama Ramadan, termasuk patroli rutin dan respons cepat terhadap laporan masyarakat. Lurah diminta proaktif menyampaikan informasi apabila terdapat potensi gangguan keamanan.

“Saya minta kepada para lurah untuk terus menyampaikan dan mengingatkan masyarakat. Apabila ada hal-hal yang kurang nyaman, adanya intrik-intrik atau perkumpulan orang-orang yang mencurigakan, segera laporkan kepada kami dan pihak kepolisian. Kami akan segera melakukan patroli dan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi isu yang belum terverifikasi, terutama informasi yang beredar di media sosial selama Ramadan. Menurutnya, stabilitas daerah sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing.

Pemerintah Kota Bima memandang Ramadan sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dinilai menjadi langkah strategis untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif. (hir)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO