Selong (Suara NTB) – Lombok Ruqyah Center yang berlokasi di Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, secara konsisten membagikan takjil gratis selama bulan Ramadan. Program berbagi tersebut, telah berjalan selama tujuh tahun berturut-turut.
Pendiri Lombok Ruqyah Center, Ustadz Abdul Azis alias Acok Abu Ammar, mengatakan pembagian takjil gratis merupakan salah satu program rutin yang selalu dilaksanakan setiap Ramadan.
“Sejak hari pertama kami berbagi sampai nanti akhir Ramadan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap umat muslim yang menjalankan ibadah puasa, khususnya para pengguna jalan dan masyarakat sekitar yang belum sempat menyiapkan hidangan berbuka. Selain berbagi takjil, pihaknya juga menyalurkan santunan sembako bagi kaum dhuafa.
Acok Abu Ammar menyebutkan, pihaknya menyiapkan lebih dari 100 paket takjil untuk dibagikan kepada pengendara yang melintas di Jalan Labuhan Lombok–Sambelia, tepatnya di wilayah Kampung Banjar.
Menu yang disediakan cukup bervariasi mulai dari es teh, es kelapa muda, kurma, kolak, bubur, makanan ringan, hingga makanan siap saji lainnya.
“Setiap hari menunya berbeda-beda dan juga tergantung kondisi cuaca. Kalau hujan kadang tetap kita berikan minuman segar atau disesuaikan. Kita fleksibel saja,” jelasnya.
Ia memastikan kegiatan pembagian takjil akan terus dilaksanakan secara konsisten hingga akhir Ramadan. Program tersebut kata Acok, telah menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat.
Terkait sumber pendanaan, ia menjelaskan anggaran pembagian takjil berasal dari donasi para pasien yang telah sembuh setelah menjalani terapi ruqyah, serta dari para pengikut di media sosial Lombok Ruqyah Center.
“Kadang ada yang transfer ke rekening dan ada juga yang langsung datang menyerahkan donasi. Tapi sebagian basar sumbangan ini dari pasien ruqyah kami yang alhamdulillah sembuh. Ini bentuk terima kasih dari mereka, lalu kami tabung untuk kegiatan sosial seperti ini,” terangnya.
Lombok Ruqyah Center tidak hanya fokus pada pengobatan syariah, tetapi juga memiliki lembaga sosial yang aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Selain santunan sembako, pihaknya juga memiliki relawan kebencanaan dan program bantuan lainnya.
Kegiatan sosial tersebut menyasar masyarakat kurang mampu, seperti lansia, anak yatim piatu, serta keluarga prasejahtera, agar mereka juga dapat merasakan kebahagiaan dan keberkahan Ramadan.
Ia berharap ke depan semakin banyak donatur yang tergerak untuk berbagi, sehingga jumlah paket berbuka puasa yang dibagikan dapat terus bertambah. “Semoga para donatur semakin bertambah setiap tahunnya, supaya lebih banyak lagi yang bisa kami bagikan,” pungkasnya. (pan)


