Mataram (suarantb.com) – Foot Locker resmi memperkuat cengkeramannya di pasar Indonesia Timur dengan membuka gerai ke-50 di Lombok Epicentrum Mall, pada Jumat 6 Maret 2026. Kehadiran Foot Locker bertujuan untuk memenuhi permintaan pasar akan koleksi sepatu running, lifestyle, hingga fesyen yang selama ini belum tersedia secara lengkap di wilayah Mataram dan sekitarnya.
Area Manager Foot Locker wilayah Bali-Lombok, Adolfo Panjaitan, menyatakan bahwa pembukaan gerai ini merupakan langkah strategis untuk meramaikan pasar alas kaki di Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurutnya, ketersediaan sepatu dengan model yang variatif, seperti gaya kasual dan fashionable, masih cukup terbatas di wilayah ini.
“Kami merasa animo customer benar-benar banyak banget. Dan secara random tadi malam saya cek di Instagram-nya Lombok Epicentrum Mall itu sudah banyak yang nanyain kapan buka, kapan buka,” ujar Adolfo saat peresmian.
Gerai terbaru ini mengusung berbagai merek ternama dunia, mulai dari Nike, New Balance, Adidas, Puma, ASICS, hingga Hoka. Meski telah menghadirkan jajaran brand besar, Adolfo memastikan bahwa pihaknya akan terus memantau tren pasar untuk melengkapi koleksi di masa mendatang.
“Cuma kita akan perlahan, kita akan ngerti dulu sebetulnya yang dibutuhkan sama masyarakat daerah Mataram, Lombok, maupun NTB ini apa sih. Jadi kalau nanti memang ada antusias besar terhadap brand tersebut, kita bakal datangin banyak lagi brand seperti itu,” jelasnya.
Dalam rangka memeriahkan pembukaan gerai ke-50 ini, Foot Locker menawarkan promo eksklusif bagi para pelanggan. Pengunjung yang membeli dua produk (baik harga normal maupun barang diskon 30 persen akan mendapatkan tambahan potongan harga sebesar 20 persen.
Promo menarik ini berlaku mulai Jumat 6 Maret 2026 hingga Minggu 8 Maret 2026dan mencakup berbagai kategori produk. “Promo berlaku untuk sneakers kita, kemudian untuk apparel kita, maupun juga untuk cap kita,” tambah Adolfo.
Melalui kehadiran gerai fisik ini, Adolfo berharap Foot Locker tidak hanya sekadar menjual produk, tetapi juga menjadi wadah pertumbuhan kultur sneakers di wilayah NTB.
“Ke depannya kita bisa membawa culture sneakers yang ada di Foot Locker ini untuk lebih berkembang di Lombok, khususnya di Mataram,” pungkasnya. (sib)


