spot_img
Jumat, Maret 6, 2026
spot_img
BerandaHEADLINEGubernur NTB Akui Bencana Alam yang Terjadi Dipicu Kerusakan Hutan

Gubernur NTB Akui Bencana Alam yang Terjadi Dipicu Kerusakan Hutan

Praya (Suara NTB) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Lalu Muhamad Iqbal, memberikan instruksi tegas kepada jajaran Polisi Kehutanan (Polhut) dan masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam menjaga kelestarian hutan.

Menurutnya, kerusakan hutan telah menjadi pemicu utama berbagai bencana alam yang merugikan masyarakat belakangan ini.

“Seminggu lalu kita mengalami hujan tiga hari berturut-turut, terjadi banjir di 14 titik. Semuanya itu disebabkan oleh kerusakan hutan,” tegasnya saat melakukan penanaman pohon di kawasan area Benang Kelambu dan silaturahmi dengan personel Balai KPH Wilayah I Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, di Benang Kelambu, Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (4/3/2026).

Gubernur mengungkapkan keprihatinannya setelah berkeliling wilayah NTB, khususnya Pulau Sumbawa dan Lombok bagian selatan, jika semua itu dipicu akibat kerusakan hutan. Untuk itu, Gubernur mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat menjaga agar hutan tetap lestari.
Ia juga menambahkan, bahwa kerusakan jalan provinsi di area Sekotong hingga Mawun merupakan dampak nyata dari gundulnya hutan di perbukitan.

Dalam momen yang bertepatan dengan bulan Ramadan tersebut, Gubernur memaknai ibadah puasa sebagai momentum untuk menahan diri dari perilaku merusak alam. Ia pun meminta para Polisi Hutan (Polhut) untuk menganggap hutan sebagai bagian dari diri dan keluarga mereka sendiri.

“Jaga hutan seperti kamu menjaga keluargamu sendiri. Nasib orang-orang di bawah sana sangat tergantung pada apa yang dilakukan oleh rekan-rekan Polhut di sini,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Gubernur berjanji akan memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan dan fasilitas kerja para petugas kehutanan di masa mendatang. Ia juga menekankan pentingnya pendekatan humanis (persuasif) kepada masyarakat sekitar hutan.
“Jadilah sahabat bagi mereka yang ada di sekitar hutan. Ajak mereka bersama-sama menjaga, agar kita bisa mewariskan sesuatu yang baik bagi anak cucu kita, bukan mewariskan kerusakan,” pungkasnya.

Begitu juga saat melakukan Safari Ramadhan di Masjid Agung Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (5/3), Gubernur mengakui dalam dua bulan terakhir sejumlah daerah mengalami bencana, terutama banjir bandang yang sebelumnya jarang terjadi.

“Dalam dua bulan terakhir ini hampir semua tempat mengalami bencana, dan yang paling banyak kita hadapi adalah banjir bandang yang dulu tidak pernah ada, sekarang mulai terjadi,” ujarnya.
Menurutnya, meningkatnya frekuensi bencana tersebut tidak terlepas dari terganggunya keseimbangan alam, salah satunya akibat kerusakan hutan.

Dirinya menjelaskan bahwa penggundulan hutan untuk pembukaan lahan tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan menyebabkan tanah mudah terbawa aliran air saat hujan deras. Kondisi tersebut memicu banjir bandang dan merusak berbagai infrastruktur.

“Ketika hutan gundul, air tidak lagi terserap dengan baik. Akibatnya, lumpur dan air mengalir deras ke wilayah pemukiman dan merusak berbagai fasilitas,” jelasnya.

Melalui momentum Safari Ramadan, Gubernur Iqbal mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dengan menanam pohon serta tidak merusak kawasan hutan.
“Mari kita mulai menanam pohon, pohon apa saja. Pohon keras, pohon buah, apa saja yang bisa kita tanam untuk menjaga keseimbangan alam,” ajaknya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi NTB akan menyiapkan ratusan bibit pohon yang dapat diambil masyarakat secara gratis untuk ditanam di lingkungan masing-masing.
“Nanti mulai hari Senin saya siapkan di Kauman beberapa ratus bibit pohon, mulai dari durian, alpukat, kopi, dan lainnya. Silakan masyarakat mengambil dan menanamnya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Iqbal juga mengajak masyarakat untuk mendoakan keselamatan umat Islam di berbagai negara di kawasan Timur Tengah yang tengah menghadapi situasi sulit, mengingat banyak warga Indonesia, termasuk dari NTB, yang bekerja di kawasan tersebut.

“Mari kita doakan saudara-saudara kita kaum muslimin dan muslimat agar diberikan keselamatan, kemudahan, dan solusi atas persoalan yang mereka hadapi,” ujarnya. (r/ham)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO