spot_img
Jumat, Maret 6, 2026
spot_img
BerandaEKONOMILPS Dukung Program Unggulan NTB “Desa Berdaya”

LPS Dukung Program Unggulan NTB “Desa Berdaya”

 

Mataram (suarantb.com) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui Kantor Perwakilan II Surabaya menyatakan komitmennya mendukung program unggulan Pemerintah Provinsi NTB, “Desa Berdaya”. Dukungan tersebut ditegaskan Kepala Kantor Perwakilan LPS II Surabaya, Bambang S. Hidayat, dalam rangkaian kegiatan sosial kemasyarakatan yang digelar di Pulau Lombok, 3–4 Maret 2026.


Menurut Bambang, program Desa Berdaya yang diinisiasi Gubernur NTB, Dr. H. Lalu. Muhamad Iqbal memiliki konsep yang sejalan (inline) dengan program lembaganya, khususnya dalam aspek pemberdayaan masyarakat, literasi, dan penguatan kapasitas desa.


“Program Desa Berdaya itu terdiri dari pendekatan transformatif dan tematik. Kami melihat ini sangat inline dengan program kami. Karena itu, kami bersama Forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang terdiri dari OJK, LPS, Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan sepakat mendukung program ini,” ujar Bambang.


Ia menjelaskan, dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk kegiatan tanggung jawab sosial (CSR), tetapi juga dalam bentuk kegiatan sosial kemasyarakatan yang berkelanjutan. Salah satu pilar yang akan diperkuat adalah literasi keuangan di tingkat desa.


Selain itu, LPS juga membuka peluang untuk mendukung peningkatan kapasitas (capacity building) bagi para pendamping desa yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program Desa Berdaya.


“Pendamping desa tentu memerlukan peningkatan kapabilitas. Itu juga kemungkinan akan kami dukung,” katanya.


Untuk memastikan program berjalan terukur, LPS bersama lembaga terkait berencana memilih satu hingga dua desa sebagai proyek percontohan. Di lokasi tersebut akan dilakukan pemetaan kebutuhan, pendampingan, hingga evaluasi hasil sebelum dan sesudah intervensi program.


“Kami ingin ada alat ukur yang jelas. Jadi sebelum dan sesudah diberikan dukungan, hasilnya bisa terlihat. Kebutuhannya apa, pengembangannya ke depan seperti apa,” jelas Bambang.


LPS menggelar kegiatan sosial dan literasi keuangan di dua desa di Pulau Lombok, 3 dan 4 Maret 2026 di di Dusun Selampang, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, bertempat di Masjid Darul Falah. Dan di Desa Tampak Siring, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah.


Kegiatan ini menggandeng Rumah Zakat sebagai mitra pelaksana dan menyasar ratusan peserta di setiap lokasi, terdiri dari kepala keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ibu Rumah Tangga, hingga anak-anak sekolah. Fokus bantuan diberikan kepada anak-anak yatim dan warga kurang mampu dalam bentuk bingkisan Ramadan, perlengkapan sekolah, serta alat tulis.


Tak hanya berbagi bantuan, LPS juga memanfaatkan momentum untuk memberikan edukasi mengenai tugas dan fungsi lembaga penjamin simpanan kepada masyarakat, khususnya anak-anak. Edukasi dikemas secara interaktif melalui permainan dan kuis bertema Ramadan serta pengenalan dasar tentang LPS.


“Kami ingin membantu memperkenalkan tugas dan fungsi LPS dengan cara yang menyenangkan. Dan kami juga mendorong masyarakat semakin memahami Lembaga keuangan dan dapat memanfaatkannya untuk memanajemen keuangan dari Tingkat rumah tangga dan sejak dini,” katanya.


Bambang menambahkan, desa-desa yang menjadi sasaran kegiatan merupakan wilayah yang dinilai masih membutuhkan perhatian dan penguatan literasi. Meski akses menuju lokasi cukup menantang.


“Daerahnya memang cukup masuk ke dalam, tapi sangat indah. Justru di daerah seperti inilah kegiatan-kegiatan sosial dan literasi seperti ini menjadi penting,” tandasnya. (bul)



IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO