spot_img
Jumat, Maret 6, 2026
spot_img
BerandaHEADLINEPemprov Dorong Koperasi Merah Putih Segera Ajukan KUR

Pemprov Dorong Koperasi Merah Putih Segera Ajukan KUR

 

PEMERINTAH Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) untuk segera mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar bisa segera beroperasi.
Dorongan ini disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Wirawan Ahmad, Kamis, 5 Maret 2026. Menurutnya, KDMP membutuhkan modal untuk menggerakkan usaha mereka.


“Oleh karena itu, langkah awal untuk beberapa KDMP kan sudah banyak yang memulai usahanya. Memanfaatkan moda yang ada dari simpaan pokok maupun simpanan wajibnya,” ujar mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga NTB ini.


Berdasarkan penyampaian Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal beberapa waktu lalu, KUR oleh KDMP diajukan kepada Bank NTB Syariah dengan bunga sekitar 5,7 persen. Bahkan, Pemprov NTB, katanya akan memberikan subsidi terhadap sejumlah KDMP.

Adapun saat ini, koperasi juga didorong untuk memulai usaha dengan memanfaatkan modal internal seperti simpanan pokok dan simpanan wajib anggota.


“Pengalaman menjalankan usaha itu sangat penting. Itu yang akan menjadi dasar bagi koperasi untuk mendapatkan akses pendanaan yang lebih besar di masa depan,” katanya.


Salah satu peluang yang sedang didorong adalah keterlibatan koperasi dalam menyuplai kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta dukungan terhadap program Sekolah Rakyat.


“Kami berharap program-program strategis pemerintah seperti KDMP, MBG, dan Sekolah Rakyat dapat terintegrasi dalam satu ekosistem yang saling mendukung. KDMP bisa menjadi supplier kebutuhan bagi program-program tersebut,” jelasnya.


Dengan pola tersebut, koperasi desa diharapkan memperoleh kepastian pasar, sementara program lain, seperti MBG dapat memperoleh pasokan produk.


Untuk mempercepat aktivasi usaha koperasi, pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi kembali menugaskan tenaga pendamping seperti Project Entrepreneur Organizer (PEO) dan business assistant yang akan fokus membina koperasi di daerah.


Pendampingan tersebut diarahkan agar pengurus koperasi tidak menunggu seluruh fasilitas selesai, melainkan mulai menjalankan usaha dengan memanfaatkan sumber daya yang sudah ada.


Pemerintah Pusat bersama dengan Pemprov NTB melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Kopdes Merah Putih yang berlokasi di Desa Mertak dan Rembitan. Saat ini, progress pembangunan dua KDMP tersebut telah 100 persen.


Setelah pembangunan fisik selesai, tahap berikutnya adalah proses serah terima bangunan kepada pengurus koperasi agar segera dimanfaatkan untuk menjalankan berbagai aktivitas usaha.


Menurutnya, bangunan koperasi yang ada di dua lokasi tersebut cukup representatif untuk mendukung berbagai jenis usaha masyarakat. Fasilitas yang tersedia tidak hanya berupa gerai usaha, tetapi juga dilengkapi galeri produk serta ruang yang dapat dimanfaatkan sebagai klinik.
“Gerainya sudah sangat representatif. Di dalamnya ada galeri, ruang untuk klinik, dan fasilitas lain yang memungkinkan koperasi menjalankan berbagai jenis usaha secara terpadu,” jelasnya. (era)

 

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO