spot_img
Jumat, Maret 6, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWASelama Ramadan, Produksi Sampah di Sumbawa Naik 2 Ton Per Hari

Selama Ramadan, Produksi Sampah di Sumbawa Naik 2 Ton Per Hari

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Kepala UPTD Persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa Yulhaidir, menyebutkan bahwa produksi sampah selama bulan Ramadan mengalami peningkatan sekitar 2 ton per hari dibandingkan hari biasa.

“Memang terjadi peningkatan produksi sampah mencapai 2 ton per hari dibandingkan hari biasa. Sampah itupun didominasi hasil produksi rumah tangga,” jelasnya kepada Suara NTB, Rabu, 4 Maret 2026.

Yul sapaan akrabnya mengatakan, produksi sampahpada hari biasa ditangani atau diangkut menggunakan satu truk. Tetapi di bulan puasa meningkat menjadi dua truk dengan satu truk biasanya memuat 80 kubik atau sekitar 2 ton per hari.

“Jadi selama bulan puasa kita tambah satu truk, jadi pada sore harinya ada dua truk yang bertugas melayani pengangkutan sampah di masyarakat,” ucapnya.

Pihaknya pun memprediksi peningkatan sampah masih akan terus terjadi terutama jelang Hari Raya Idul Fitri. Di satu sisi, kondisi armada dimiliki sangat terbatas. Produksi sampah jelang lebaran diprediksi mengalami peningkatan 70-80 persen.

“Kalau kasarnya sih kendaraan operasional yang kita miliki saat ini hanya beberapa saja yang kita anggap layak pakai, tetapi karena tidak ada peremajaan akhirnya kendaraan tersebut tetap digunakan,” sebutnya.

Yul menambahkan, kebutuhan anggaran untuk peremajaan armada pengangkut sampah sering diusulkan. Tetapi sampai saat ini, belum ada realisasi padahal kondisi armada sudah sangat memprihatinkan. Hal ini berpengaruh terhadap penanganan sampah yang dilakukan petugas tidak maksimal

“Kita sangat berharap supaya armada ini bisa diremajakan, karena kondisinya sangat tidak layak dan juga sudah sering mengalami gangguan mesin apalagi kendaraan ini rata-rata sudah berumur,” tambahnya.

Peremajaan kendaraan operasional dinilai, sangat penting untuk penanganan sampah bisa maksimal. Jika tidak segera dilakukan peremajaan, dikhawatirkan kerusakankendaraan semakin parah.

“Kami berharap anggaran untuk penanganan sampah bisa lebih maksimal. Sehingga penanganan sampah yang dihasilkan masyarakat bisa dilakukan secara optimal,” tukasnya. (ils)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO