Sabtu, Maret 7, 2026

BerandaNTBKOTA MATARAMJelang Lebaran, Harga Daging Sapi Diprediksi Melonjak

Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi Diprediksi Melonjak

 

Mataram (suarantb.com) – Dinas Pertanian Kota Mataram memprediksi akan terjadi lonjakan harga daging sapi menjelang lebaran. Hal ini dipengaruhi tingginya permintaan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan Idulfitri.


Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, Lalu Jauhari menerangkan harga daging sapi lokal saat lebaran diprediksi mengalami lonjakan. Kondisi rutin terjadi setiap idulfitri, karena tingginya kebutuhan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan.


Saat ini, harga daging sapi kisaran Rp125.000-Rp130.000 per kilogram. Ia memprediksi kenaikan mencapai Rp140.000-Rp150.000 per kilogram. “Iya, kalau pun ada kenaikan pasti kisaran Rp10 ribu-Rp20 ribu,” sebut Jauhari.


Mantan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram mengatakan, saat menjelang bulan Ramadan sekitar 80 ekor sapi dipotong di rumah pemotongan hewan. Jumlah ini mengalami sekitar 30 persen saat bulan Ramadan.


Sementara, jumlah ini prediksi mengalami peningkatan pada H-1 lebaran sehingga diperkirakan 200 ekor lebih sapi disembelih. “Untuk penampahan atau H-1 lebaran sapi dipotong di RPH bisa mencapai 200 ekor lebih,” sebutnya.


Jauhari menyebutkan, rata-rata sapi yang dipotong di RPH Majeluk 448 ekor per bulan. Sedangkan, di RPH Gubuk Mamben, Sekarbela mencapai 642 ekor per bulan.


Untuk memenuhi kebutuhan daging sapi lanjutnya, pejagal mendatangkan dari Pulau Sumbawa. “Kebanyakan sapi didatangkan dari Pulau Sumbawa. Alhamdulillah, tidak pernah terjadi gejolak,” ujarnya.


Pejagal kata Jauhari, telah mengantisipasi kebutuhan masyarakat selama Ramadan maupun idulfitri. Mereka telah meminta rekomendasi ke Dinas Pertanian Kota Mataram, untuk mendatangkan sapi dari Pulau Sumbawa.


Perihal harga daging sapi, ia tidak bisa mengintervensi lebih jauh. Pasalnya, kenaikan daging sapi ini sifatnya sementara, karena tingginya permintaan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan lebaran. Namun demikian, masyarakat disarankan untuk mencari alternatif kebutuhan menu lebaran untuk keterjangkauan harga. “Biasa kalau lebaran pasti semua kebutuhan pokok naik,” demikian kata dia. (cem)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO