Giri Menang (suarantb.com) – Bupati Lombok Barat (Lobar), H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) mengusulkan penanganan jalan di Desa Taman Baru-Buwun Mas Kecamatan Sekotong, Lobar yang amblas dampak bencana melalui skema Inpres Jalan Desa (IJD). Jalur yang rencananya dibangun sepanjang 9 kilometer ini bakal direlokasi melewati kawasan perbukitan sekitar.
Relokasi jalur ini untuk mengantisipasi kejadian serupa seperti yang sering terjadi akibat lokasi jalan di dekat sungai yang memiliki topografi curam. Bupati Lobar yang dikonfirmasi media terkait penanganan permanen jalan Taman Baru-Buwun Mas menegaskan jika jalan tersebut telah diusulkan melalui IJD. “Sudah diusulkan melalui skema IJD, kami sudah ketemu dengan Balai Jajan (BPJN Wilayah NTB, red),” kata LAZ, Jumat (6/3/2026).
Penanganan jalan permanen ini akan dialihkan ke jalur lain dengan membedah atau membelah gunung (perbukitan) yang ada di sekitar kawasan itu. Jalan sepanjang 9 Kilometer itu akan digeser ke bagian tengah kawasan hutan, supaya jangan lagi bersebelahan dengan sungai. “Cuma ini kan lahan kehutanan, ini yang sedang kami proses untuk pinjam pakai,” imbuhnya.
Begitu selesai proses pinjam pakai, lalu desain juga tuntas barulah pembangunan dilaksanakan oleh PU. Bupati mengatakan, anggaran untuk pembangunan jalan ini sangat besar karena dibangun permanen dengan panjang 9 kilometer. Untuk itulah pihaknya mengusulkan melalui APBN melalui BPJN.
Ia berharap hal ini yang harus dipahami masyarakat, bahwa proses penanganan permanen membutuhkan waktu. Sebab jika tetap dilokasi sekarang, maka rawan terjadi longsor.
Pola penanganan ini pun sudah dibicarakan dengan pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) wilayah NTB. Untuk penggunaan perbukitan sebagai relokasi jalan itu, saat ini sedang dalam proses pengajuan pinjaman pakai ke Kementerian Kehutanan. “Dari PU (BPJN) bilang ini jadi prioritas utama,” imbuhnya. (her)

