Senin, Maret 9, 2026

BerandaNTBDOMPUSafari Ramadan, Bupati Yakin Harga Jagung Dompu Akan Semakin Stabil

Safari Ramadan, Bupati Yakin Harga Jagung Dompu Akan Semakin Stabil

Dompu (Suara NTB) – Stabilitas harga jagung kedepan akan semakin terjamin dengan hadirnya sejumlah program yang mulai direalisasikan tahun 2026 di Kabupaten Dompu. Pembangunan Pelabuhan Kilo, rencana pembangunan silo berkapasitas 100 ribu ton, dan pabrik pakan ternak diyakini akan menjawab dinamika harga jagung selama ini.

Hal itu disampaikan Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE saat melaksanakan kegiatan safari Ramadan di Masjid Al Fatah Dusun Buna, Desa Madaprama, Kecamatan Woja, Sabtu 7 Maret malam.

Bupati mengungkapkan, jagung merupakan komoditi unggulan di Kabupaten Dompu. Daerah ini bahkan menjadi sentra jagung nasional. Untuk mendukung itu, pemerintah telah merencanakan dan memulai beberapa pembangunan fasilitas sebagai penopang produksi jagung Dompu.

Diantaranya, mulai dari pembangunan Silo atau gudang penampung berkapasitas 100 ribu ton. Pembangunan Pelabuhan Laut Kilo yang nantinya bisa digunakan sebagai jalur ekspor dan pabrik pakan ternak dengan bahan baku utamanya jagung. Pabrik pakan ini terkait dengan program hilirisasi unggas. “Pak Gubernur sudah memetakkan, di Sumbawa ayamnya, di Dompu pabrik pakannya. Pabrik pakan ini bahan baku utamanya jagung,” ungkapnya.

Keberadaan fasilitas ini kata Bambang, akan menyelesaikan dinamika harga jagung di tingkat petani. Karena selama ini, Bulog terbatas menyerap jagung akibat keterbatasan daya tampungnya. Ketika gudang yang disewa penuh, maka Bulog tidak bisa menyerap dan saat itulah pengusaha kecil akan menyerap dengan harga rendah. “Ini bagian dari kerja politik kami selama setahun ini. Alhamdulillah satu – satu akan hadir di Kabupaten Dompu,” ungkap Bambang.

Jika mengandalkan APBD Kabupaten Dompu kata Bambang, tidak mungkin akan bisa merealisasikan pembangunan fasilitas–fasilitas ini. Terlebih tahun 2026 ini, dana transfer pusat ke Dompu dipangkas hingga Rp200 miliar. Namun pemangkasan ini tidak menghentikan langkah bagi pasangan Bambang Firdaus – Syirajuddin untuk mengupayakan pembangunan dari dana provinsi dan pusat.

Selain Pelabuhan Kilo, Silo, dan pabrik pakan yang akan dimulai pembangunannya 2026 ini, program pusat yang mulai dilaksanakan di Dompu seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Jala Kecamatan Hu’u dengan anggaran senilai Rp21 miliar.

Pada 2025 lalu, juga ada bantuan benih jagung unggul senilai Rp13 miliar, belum lagi bantuan peralatan pertanian. Program optimalisasi lahan (Oplah) seluas 300 ha tahun 2025 dan tahun 2026 ini seluas 3 ribu ha. Ditambah pembukaan sawah baru seluas 1.100 ha tahun 2026 ini. “Kita juga dapat rehab rumah layak huni sebanyak 2.683 unit rumah. Datanya sudah masuk di Dinas Perkim dan akan kita distribusikan ke seluruh desa dan kelurahan,” jelasnya.

Bambang pun mengajak kepada semua pihak, untuk menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan serta kekompakan di tengah masyarakat. Apalagi saat ini, dunia sedang bergejolak dan menghadapi itu dituntut saling merangkul, menjaga persatuan dan kesatuan.

“Jangan sampai kita tersulut, terhasut oleh isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan yang tujuannya memecah belah anak bangsa. Mencoba adu domba antara satu dengan yang lain. Ini perlu saya sampaikan kepada kita semua. Bulan depan, tahun depan, kita ndak akan tau kondisi dunia saat ini. maka, mari saling mencintai, saling merangkul, saling menjaga kerukunan antara satu sama lain,” ajaknya. (ula)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO