Mataram (suarantb.com) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram resmi menutup pendaftaran program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Penutupan dilakukan setelah kuota yang disediakan telah terpenuhi, yakni sebanyak 168 kursi bagi calon pemudik.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, Zulkarwin, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap program tersebut sangat tinggi. Bahkan dalam hitungan jam sejak pendaftaran dibuka beberapa hari lalu, jumlah pendaftar langsung membludak hingga melampaui kuota yang tersedia.
“Sudah lebih dari 300 orang yang mendaftar, sementara kuota kita hanya 168 orang. Satu bus berkapasitas 42 kursi,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).
Ia menambahkan, Pemkot Mataram akan menjadikan tingginya animo masyarakat ini sebagai bahan evaluasi untuk penyelenggaraan program serupa di masa mendatang. Pemerintah daerah akan berupaya menambah kuota ataupun armada agar lebih banyak masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas mudik gratis tersebut.
Zulkarwin menjelaskan, dari total lebih dari 300 pendaftar, mayoritas merupakan mahasiswa yang berdomisili di Kota Mataram maupun mahasiswa asal daerah lain yang sedang menempuh pendidikan di Mataram. Selain mahasiswa, terdapat pula sejumlah pekerja yang turut mendaftar dalam program tersebut.
“Masih diverifikasi dan diseleksi kembali. Dari data sementara, kebanyakan mahasiswa karena mereka yang paling membutuhkan. Selain itu ada juga pekerja,” jelasnya.
Saat ini, pihak Dishub Kota Mataram masih melakukan proses verifikasi dan seleksi administrasi terhadap seluruh pendaftar. Proses ini dilakukan untuk memastikan peserta yang diberangkatkan benar-benar sesuai dengan persyaratan serta menyesuaikan dengan kuota kursi yang tersedia.
Dalam program mudik gratis tahun ini, Dishub Kota Mataram menyiapkan empat armada bus milik Damri yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang kenyamanan perjalanan. Fasilitas tersebut antara lain pendingin udara (AC), televisi, toilet, kursi reclining yang dapat diatur kemiringannya, GPS tracking untuk memantau perjalanan, bagasi, serta port USB untuk pengisian daya gawai.
Empat bus tersebut akan mengangkut total 168 pemudik dengan tiga rute tujuan, yakni Mataram–Sumbawa, Mataram–Dompu, dan Mataram–Bima. Rute tersebut dipilih karena menjadi jalur dengan jumlah pemudik yang cukup tinggi setiap tahunnya.
Peserta program mudik gratis yang telah dinyatakan lolos verifikasi dijadwalkan akan diberangkatkan pada 16 Maret 2026. Seluruh armada bus akan dilepas secara resmi dari halaman Kantor Wali Kota Mataram di Jalan Pejanggik.
Mantan Camat Selaparang juga mengimbau para peserta yang telah terdaftar untuk hadir tepat waktu pada hari keberangkatan serta mematuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan demi kelancaran perjalanan mudik bersama tersebut.
Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya. (pan)

