Mataram (suarantb.com) – Kepala Dinas Kominfotik NTB sekaligus juru bicara Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, Dr. Ahsanul Khalik membenarkan kabar wafatnya dr. H. Lalu Herman Mahaputra atau yang akrab disapa dr. Jack.
“Iya betul, almarhum sudah meninggal tadi saat jam berbuka waktu Jakarta,” katanya kepada Suara NTB, Selasa, 10 Maret 2026 tengah malam.
dr. Jack meninggal dunia pada Selasa malam, 10 Maret 2026 di Rumah Sakit Metropolitan Medical Center (MMC) Rasuna Said, Jakarta.
Berdasarkan penuturan Ahsanul Khalik, kronologi meninggalnya Kepala Bapenda NTB ini diduga karena sempat terjatuh Selasa, 10 Maret 2026. dr. Jack sempat dilarikan ke RS MMC, di sana almarhum dinyatakan meninggal dunia.
“Sampai di Rumah Sakit oleh medis dipacu jantungnya sudah tidak berfungsi dan beliau sudah dipastikan meninggal dunia,” ungkapnya.
Jenazah almarhum akan diterbangkan ke Lombok, Rabu, 11 Maret 2026 pada pukul 11.00 WIB, dan akan disemayamkan di Mataram.
Berdasarkan data resmi RSUD NTB, Lalu Herman lahir pada 10 November 1968 di Pancor, Kecamatan Selong, Lombok Timur. Sosoknya menjadi pejabat yang dikenal karena keramaham, kepercayaan dan keberanian dalam mengambil kebijakan.
Sosok Lalu Herman di lingkungan birokrasi NTB sangat dikenal, ia memiliki karir cemerlang di bidang kesehatan. Sebelum menjadi Kepala Bapenda NTB, ia menjabat Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) NTB selama lima tahun. Sebelum itu, ia juga sempat menjadi Direktur RSUD Mataram yang kini berubah nama menjadi RSUD Moh. Ruslan, Mataram.
Tidak hanya di bidang kesehatan, ia juga aktif mengikuti berbagai organisasi-organisasi di luar birokrasi. Ia dipercaya sebagai Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTB, dan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) NTB. (era)

