Rabu, Maret 11, 2026

BerandaNTBDOMPUPerayaan Nyepi dan Idul Fitri, Bupati Ingatkan Sikap Toleransi dan Kebebasan Beragama

Perayaan Nyepi dan Idul Fitri, Bupati Ingatkan Sikap Toleransi dan Kebebasan Beragama

Dompu (Suara NTB) – Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE mengingatkan, masyarakat menjaga kebebasan bagi setiap pemeluk agama untuk beribadah sesuai keyakinannya. Beragam agama ada di Kabupaten Dompu dengan mayoritas Islam harus menjaga toleransi dalam suasa perayaan Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idulfitri berpotensi digelar bersamaan.

“Umat Islam Dompu selama ini telah menunjukan sikap toleransinya dengan mereka yang beragama non muslim. Mari kita jaga dan terus pertahankan sikap toleransi yang terjalin selama ini,” katanya mengingatkan dalam rapat persiapan pelaksanaan Idulfitri dan Nyepi di Kabupaten Dompu, Selasa (10/3) kemarin.

Bupati memerintahkan jajarannya bersama camat dan kepala desa / lurah se-Kabupaten Dompu, untuk memastikan sikap toleransi ini tetap terjalin dan terjaga. Umat Islam yang merayakan Idulfitri dan takbiran bisa tetap berjalan. Sementara, umat Hindu dengan ritualnya juga bisa melaksanakan tanpa ada kekhawatiran.

Ketua FKUB Kabupaten Dompu, Moh Alimuddin, S.Ag.,mengaku telah mengkoordinasikan perayaan Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idulfitri yang berpotensi digelar secara bersamaan tahun 2026. Kendati sikap toleransi antar umat beragama di Kabupaten Dompu selama ini sudah lama terjalin baik.

Dikatakan, pawai ogoh–ogoh di Kabupaten Dompu akan dipusatkan di Dusun Nusasari, Desa Dorokobo, Kecamatan Kempo pada 18 Maret. Sementara, pelaksanaan Nyepi yang dimulai jam 06.00 WITA pada, Kamis (19-20/3) akan dilaksanakan di wilayah masing – masing.

Umat Islam yang ada di sekitar wilayah umat Hindu, tetap bisa menjalankan takbiran, tetapi volume pengeras suaranya dibatasi. “Kesepakatan dan sikap toleransi ini yang akan kita perkuat dan jaga di lapangan,” jelasnya. (ula)

IKLAN

RELATED ARTICLES
IKLAN





VIDEO