Kota Bima (Suara NTB) – Badan Amil Zakat Nasional Baznas menyalurkan 500 paket beras bagi fakir miskin pada, Rabu, 11 Maret 2026. Penyaluran bantuan social ini melalui kegiatan pendistribusian paket beras Baznas RI bertema “Zakat Menguatkan Indonesia”.
Ketua Baznas Kota Bima H. A. Latif M. Saleh, S.Pdi mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen Baznas bersama pemerintah daerah dan pemerintah pusat, dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui pengelolaan zakat.
Bantuan yang disalurkan kepada masyarakat berupa 500 paket beras premium dan uang tunai sebesar Rp100 ribu. Penyaluran difokuskan kepada fakir miskin, yatim piatu, dan kaum dhuafa, khususnya menjelang Ramadan.
“Bantuan yang disalurkan berupa 500 paket beras premium serta bantuan uang tunai yang didistribusikan kepada masyarakat di setiap kelurahan, dengan fokus kepada fakir miskin, yatim piatu, dan kaum dhuafa, agar tidak ada keluarga yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan pangan, terutama di bulan suci Ramadan,” ujarnya, Rabu, 11 Maret 2026.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki, pemerintah, serta mitra kerja yang telah mempercayakan pengelolaan zakat kepada Baznas, untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Wali Kota Bima H. A. Rahman, S.E., menyampaikan apresiasi kepada Baznas RI dan Baznas Kota Bima, atas komitmen membantu masyarakat khususnya di bulan suci Ramadan.
Ia mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, agar pengelolaannya lebih terarah dan transparan.
Wali Kota juga menekankan pentingnya pendataan yang akurat bagi penerima bantuan, agar bantuan sosial dapat tersalurkan secara merata dan tepat sasaran.
“Untuk itu saya mohon kepada para lurah, agar mendata dengan baik masyarakat yang berhak menerima bantuan, khususnya di bulan suci Ramadan ini, sehingga bantuan dapat tepat sasaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Bima tetap berkomitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat meskipun di tengah keterbatasan anggaran. “Beberapa program pembangunan tetap berjalan, di antaranya pembangunan RSUD serta revitalisasi sungai,” sebutnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan menyalurkan bantuan sosial kepada keluarga penerima manfaat (PKH) daerah setiap bulan.
“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi mustahik penerima bantuan,” harapnya. (hir)

