Kamis, Maret 12, 2026

BerandaNTBKOTA MATARAMSatu Lingkungan Jadi Fokus Pengamanan Nyepi

Satu Lingkungan Jadi Fokus Pengamanan Nyepi

 

PEMERINTAH Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, menyiapkan langkah pengamanan menjelang perayaan Tapa Brata Penyepian bagi umat Hindu serta malam takbiran Idulfitri yang waktunya berdekatan tahun ini.

Lurah Tanjung Karang, H. Ahmad Gunawan, mengatakan pihaknya telah menyiapkan skema pengamanan yang melibatkan unsur tiga pilar serta Pecalang guna menjaga situasi wilayah tetap kondusif selama perayaan berlangsung.

Menurutnya, titik konsentrasi pengamanan saat Hari Raya Nyepi akan difokuskan di Lingkungan Batu Dawe. Hal ini karena wilayah tersebut merupakan kawasan dengan mayoritas penduduk beragama Hindu sehingga menjadi pusat aktivitas ibadah saat Nyepi.

“Untuk pelaksanaan Nyepi, kami sudah menyiapkan skema pengamanan bersama tiga pilar dan Pecalang agar kondisi wilayah tetap kondusif sehingga masyarakat dapat merayakannya dengan khidmat dan khusyuk,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, petugas akan melakukan penjagaan di sepanjang Jalan Salahuddin yang berada di Lingkungan Batu Dawe. Penjagaan ini dilakukan untuk memastikan suasana tetap tenang sesuai dengan makna Hari Raya Nyepi yang identik dengan keheningan.

Gunawan menambahkan, unsur tiga pilar yang dilibatkan dalam pengamanan terdiri dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). Selain itu, pengamanan juga akan diperkuat oleh pasukan Pecalang dari Lingkungan Batu Dawe yang memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban selama pelaksanaan ritual keagamaan umat Hindu.

Selain melibatkan tiga pilar, Pemerintah Kecamatan Sekarbela juga telah berkoordinasi dengan Polsek Sekarbela dan Koramil setempat untuk menambah kekuatan personel pengamanan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi mengingat dua perayaan keagamaan besar berlangsung dalam waktu yang hampir bersamaan.

Gunawan menilai kondisi tersebut justru menjadi momentum untuk memperkuat nilai toleransi antarumat beragama di wilayahnya.

“Kami berharap masyarakat bisa saling menghormati. Umat Hindu dapat menjalankan Nyepi dengan tenang, sementara umat Muslim juga dapat merayakan malam takbiran dengan tertib,” katanya.

Sementara itu, untuk kegiatan pawai malam takbiran, rencananya akan digelar sehari setelah perayaan Nyepi jika mengacu pada perkiraan Idulfitri yang jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Pawai takbiran tersebut akan melibatkan masyarakat dari lima kelurahan di Kecamatan Sekarbela. Pemerintah kecamatan bersama pihak kelurahan telah menyepakati rute kegiatan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat di wilayah lainnya.

Gunawan menjelaskan, titik start pawai takbiran akan dimulai dari kawasan Pantai Loang Baloq, kemudian peserta pawai akan bergerak menuju sejumlah ruas jalan utama sebelum akhirnya berakhir di Jalan Panji Tilar, wilayah Kekalik Jaya. (pan)

 

IKLAN Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM
RELATED ARTICLES
IKLAN Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM




VIDEO