Taliwang (suarantb.com) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menjanjikan suntikan modal hingga Rp25 juta kepada Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat pada Jumat, 13 Maret 2026.
Janji itu disampaikan menyusul KDKMP di lokasi tersebut sudah mulai beroperasi. Sehingga untuk mendukung operasional koperasi, Gubernur menjanjikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank NTB Syariah senilai Rp25 juta dari Bank NTB Syariah yang harus diambil dalam bentuk barang.
“Tapi tidak dalam bentuk uang, dalam bentuk barang. Dia ngambil barang dari mitra, dari Bulog, dari Pupuk Indonesia, dari Pertamina ngambil, kemudian dia jual nanti. Marginnya itu diambil keuntungan,” ujarnya.
Tahap awal, sekitar 10 koperasi direncanakan menerima bantuan CSR dari Bank NTB Syariah. Bantuan ini diharapkan menjadi pemicu agar koperasi lain segera menjalankan kegiatan usaha dan memperkuat perekonomian desa. Dukungan terhadap koperasi model juga mulai diberikan oleh Bank NTB Syariah serta Bank Mandiri.
“Nanti kalau ini jalan, kita berikan lagi ke koperasi lainnya,” janjinya.
Selain dukungan CSR, Iqbal juga memastikan akses pembiayaan bagi koperasi dan pelaku usaha mikro melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Setelah sempat diblok selama sekitar tujuh tahun, Bank NTB Syariah kini kembali memperoleh akses penyaluran KUR dengan plafon awal sekitar Rp30 miliar.
Dana tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi koperasi desa, tetapi juga bagi seluruh koperasi dan UMKM. Jika penyaluran berjalan cepat, pemerintah membuka peluang untuk menambah alokasi KUR di masa mendatang.
Adapun untuk lebih memperkuat program pemerintah pusat di daerah, Gubernur mengaku antara Koperasi Desa Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, dan program Makan Bergizi Gratis akan terintegrasi satu dengan yag lain.
Terpisah, Ketua Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Telaga Bertong, Zulkifli mengungkapkan saat ini pembangunan gedung sudah selesai 100 persen, koperasi juga telah menerima bantuan sarana dan prasarana dari Bank NTB Syariah melalui program CSR. Nilai bantuan tersebut mencapai Rp25 juta dan diberikan dalam bentuk perlengkapan pendukung operasional, bukan barang dagangan untuk diperjualbelikan.
“Bantuan yang kami terima berupa kursi, meja, laptop, dan printer untuk menunjang operasional pengurus koperasi,” ujarnya.
Saat ini, KDKMP Telaga Bertong telah mulai melakukan rekrutmen anggota. Saat ini, tercatat telah ada 43 orang anggota koperasi. Koperasi juga telah menyusun berbagai rencana usaha, seperti di bidang peternakan, penjualan gas elpiji, dan membuka klinik.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan pengusaha ternak untuk memfasilitasi penjualan telur dari peternak ayam petelur,” katanya.
Terkait kemungkinan keterlibatan dalam program MBG, ia mengaku masih menunggu koordinasi lebih lanjut. Saat ini, katanya koperasi akan fokus menjaring anggota tambahan sebelum menggelar rapat anggota pertama. Rapat tersebut nantinya akan menentukan prioritas usaha yang akan dijalankan.
“Sekitar satu minggu ke depan kami fokus menambah anggota dulu, setelah itu baru rapat anggota untuk menentukan usaha yang akan segera dijalankan. Kemungkinan yang paling cepat adalah penjualan gas,” pungkasnya. (era)

