Sabtu, Maret 14, 2026

BerandaBIMAPasca Banjir, Jalan Nunggi-Ntoke Rusak Parah

Pasca Banjir, Jalan Nunggi-Ntoke Rusak Parah

Bima (Suara NTB) – Banjir yang melanda Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Kamis, 12 Maret 2026 malam mengakibatkan ruas jalan lintas Nunggi-Ntoke rusak. Lumpur, batu, dan genangan air menutup badan jalan hingga menyerupai aliran sungai, sehingga mengganggu aktivitas warga dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Salah seorang warga Desa Ntoke, Gunawan, mengatakan material banjir menutupi hampir seluruh badan jalan sehingga kendaraan sulit melintas. “Sejumlah warga bahkan terpaksa berjalan kaki untuk beraktivitas karena kendaraan tidak dapat melalui ruas jalan tersebut,” ujarnya, Jumat, 13 Maret 2026.

Ruas jalan Nunggi-Ntoke merupakan jalur utama yang digunakan masyarakat, terutama warga Desa Ntoke. Jalur ini menghubungkan sejumlah wilayah di Kecamatan Wera dan menjadi akses penting bagi aktivitas ekonomi serta mobilitas warga.

Saat ini, material banjir berupa batu dan lumpur menutup hampir seluruh permukaan aspal. Genangan air juga masih terlihat di sejumlah titik sehingga kondisi jalan semakin berbahaya bagi pengendara.

“Kondisi jalan Lintas Nunggi-Ntoke sangat buruk. Genangan air, lumpur dan batu memenuhi ruas jalan. Kami berharap ada tindakan nyata dari pemerintah untuk segera memperbaiki kondisi jalan yang sangat memprihatinkan ini,” ujarnya.

Selain merusak akses jalan, banjir juga melanda sejumlah desa di Kecamatan Wera. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima mencatat wilayah terdampak antara lain Desa Ntoke, Desa Bala, dan Desa Tawali.

Di Desa Ntoke, banjir setinggi sekitar 20-50 sentimeter sempat menutup ruas jalan desa sepanjang kurang lebih 150 meter. Air bercampur lumpur dan batu menghambat arus kendaraan yang melintas.

Banjir juga merendam permukiman warga di Desa Bala. Genangan air setinggi 20 hingga 70 sentimeter menggenangi sedikitnya 25 rumah milik 25 kepala keluarga atau sekitar 92 jiwa.

Selain rumah warga, satu fasilitas ibadah yakni Masjid Al Ikhlas di Dusun Radu turut terdampak. Beberapa ruas jalan lingkungan di desa tersebut juga sempat terendam.

Sementara di Desa Tawali, luapan air sungai dan drainase menggenangi ruas jalan lintas Wera-Bima sepanjang sekitar 85 meter. Kondisi itu sempat menyebabkan kemacetan arus lalu lintas.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bima, Nurul Huda, mengatakan kondisi banjir di sejumlah wilayah kini telah berangsur surut. Warga bersama aparat desa mulai membersihkan lumpur, batu, dan sampah yang terbawa arus banjir dari badan jalan maupun lingkungan permukiman.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat ini kami masih melakukan pendataan terhadap dampak banjir, terutama pada lahan pertanian dan infrastruktur,” jelasnya.

Pihaknya masih melakukan pemantauan di sejumlah wilayah terdampak. Pendataan terus dilakukan untuk memastikan tingkat kerusakan infrastruktur serta dampak yang dialami masyarakat. (hir)

IKLAN Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM
RELATED ARTICLES
IKLAN
Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM




VIDEO