Sabtu, Maret 14, 2026

BerandaNTBKOTA BIMAProgram RAMAH, ASN Bima Wajib Bawa Sampah Plastik

Program RAMAH, ASN Bima Wajib Bawa Sampah Plastik

Kota Bima (Suara NTB) – Pemerintah Kota Bima akan mulai menerapkan Gerakan Rabu Amal Sampah (RAMAH) mulai bulan April 2026. Tujuannya sebagai langkah memperkuat pengelolaan sampah berbasis sumber. Aparatur sipil negara diwajibkan membawa sampah bernilai ekonomis, guna mensukseskan program tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima, Syahrial Nuryadin, mengatakan gerakan tersebut merupakan upaya membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah tangga. Program ini akan dilaksanakan di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, hingga kelurahan di lingkup Pemerintah Kota Bima.

“Gerakan Rabu Amal Sampah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata dalam membangun budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat,” ujarnya, Jumat, 13 Maret 2026.

Menurut Syahrial, melalui program tersebut seluruh jajaran pemerintah daerah mulai dari pimpinan hingga ASN diwajibkan membawa dan mengumpulkan sampah botol plastik setiap hari Rabu. Sampah yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui bank sampah atau dimanfaatkan kembali sesuai kebutuhan pengelolaan lingkungan.
Gerakan ini merupakan bagian dari inovasi daerah untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA). Selain itu, program tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.
Untuk menunjang program itu, pihaknya menyiapkan surat edaran sebagai pedoman teknis pelaksanaan program. Surat edaran itu akan disampaikan kepada seluruh OPD, kecamatan, kelurahan serta lembaga pendidikan, agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan terarah.
“Kami akan menyiapkan surat edaran sebagai pedoman teknis pelaksanaan Gerakan Rabu Amal Sampah bagi seluruh OPD, kecamatan, kelurahan hingga sekolah-sekolah, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan terarah dan konsisten,” katanya.

Selain di lingkungan perkantoran pemerintah, gerakan tersebut juga akan diterapkan di sekolah-sekolah. Kebijakan ini bertujuan memberikan edukasi sejak dini kepada pelajar serta membentuk kebiasaan memilah sampah dalam kehidupan sehari-hari.

Syahrial menambahkan, melalui program RAMAH diharapkan tercipta pola pengelolaan sampah yang lebih efektif dengan melibatkan berbagai pihak. Pemerintah Kota Bima juga mendorong agar gerakan ini dapat diikuti oleh instansi vertikal, badan usaha milik negara (BUMN), dan badan usaha milik daerah (BUMD) yang berada di wilayah Kota Bima.

Dengan dukungan berbagai pihak, ia berharap pengurangan sampah, khususnya sampah plastik rumah tangga, dapat dilakukan secara lebih luas dan berkelanjutan.

“Melalui gerakan ini diharapkan tumbuh kesadaran bersama untuk memilah sampah sejak dari rumah dan menjadikannya sebagai kebiasaan baru dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (hir)

IKLAN Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM
RELATED ARTICLES
IKLAN
Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM




VIDEO