Selong (suarantb.com) – Menjelang Lebaran 2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kayangan memastikan kesiapan penuh untuk melayani arus mudik dan balik di lintas penyeberangan Kayangan–Pototano.
General Manager PT ASDP Kayangan, Erlys Prasetya, memaparkan berbagai langkah strategis mulai dari penyiapan armada, infrastruktur, hingga kebijakan tarif yang telah disesuaikan untuk kenyamanan pengguna jasa.
Erlys Prasetya menjawab Suara NTB, Selasa (17/3/2026) menyebutkan, ASDP Cabang Kayangan telah melakukan berbagai langkah persiapan infrastruktur pelabuhan. Sebanyak 24 kapal disiapkan dalam status siap operasi, dengan pola operasi harian sebanyak 10 kapal. Sementara itu, 14 kapal lainnya akan siaga menunggu jadwal untuk dioperasikan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan.
“Kami juga akan menerjunkan 305 personel dari internal ASDP yang akan diperkuat dengan personel posko gabungan dari berbagai stakeholder terkait. Mereka akan bertugas selama periode angkutan Lebaran untuk memastikan kelancaran pelayanan,” ujar Erlys
Selain aspek personel dan armada, ASDP juga melakukan optimalisasi pola operasi kapal, pengaturan alur kendaraan di pelabuhan, serta penyiapan buffer zone untuk mengantisipasi kepadatan. Fasilitas pelayanan seperti ruang tunggu, posko kesehatan, dan pemasangan CCTV juga ditingkatkan untuk mendukung keamanan dan kenyamanan pemudik.
Terkait tarif, Erlys merinci bahwa harga tiket penyeberangan untuk lintas Kayangan–Pototano mengacu pada tarif resmi yang telah ditetapkan. Untuk penumpang dewasa, tarif normalnya adalah Rp18.800, sementara anak-anak Rp5.200. Untuk kendaraan, tarif bervariasi mulai dari Golongan I (Rp32.000) hingga Golongan IX (Rp2.265.000).
Diskon Tarif
Pemerintah memberikan kabar gembira berupa kebijakan diskon tarif untuk beberapa golongan selama periode Angkutan Lebaran 2026, terhitung mulai 12 Maret hingga 31 Maret 2026. Diskon tersebut pertama, Penumpang dewasa: menjadi sekitar Rp14.800 (diskon 21 persen).
·Golongan II: menjadi sekitar Rp65.700 (diskon 12 persen). Golongan IV A: menjadi sekitar Rp519.300 (diskon 7 persen).
Menyikapi maraknya praktik percaloan, Arlys menegaskan bahwa penjualan tiket resmi ASDP hanya dilakukan melalui website trip.ferizy.com. Pembayaran dapat dilakukan melalui e-wallet, mobile banking, BRILink, Indomaret, Alfamart, dan kanal resmi lainnya.
“Kami tegaskan bahwa gerai atau loket di luar kanal resmi tersebut bukan merupakan mitra ASDP. Praktik di luar kanal resmi berpotensi mengenakan biaya tambahan jasa di luar tarif resmi. Masyarakat kami imbau untuk membeli tiket melalui kanal resmi guna memastikan kepastian harga dan keamanan transaksi,” tegasnya.
Berdasarkan data historis dan proyeksi, ASDP memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada H-5 hingga H-3 Lebaran. Sedangkan untuk arus balik, kepadatan diprediksi terjadi pada H+4 hingga H+6 Lebaran.
Secara umum, ASDP mencatat proyeksi peningkatan pergerakan penumpang dan kendaraan sekitar 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pola operasi kapal pun akan disesuaikan dengan kondisi kepadatan, mulai dari operasi normal hingga penambahan kapal dan trip pada saat puncak.
“Dengan segala persiapan ini, ASDP berkomitmen memberikan layanan penyeberangan yang aman, nyaman, dan tertib. Kami mengajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi agar perjalanan mudik berjalan lancar,” tutup Erlys Prasetya. (rus)

