Taliwang (Suara NTB) – Perpanjangan masa pendaftaran Seleksi Terbuka (Selter) pengisian jabatan kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) batal dilakukan.
Alih-alih diperpanjang, Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Prarama KSB, justru akan tetap melanjutkan seleksi. “Akan kita lanjutkan tahapannya setelah libur lebaran,” ungkap ketua Pansel JPT Pratama KSB, Hairul, Senin, 16 Maret 2026.
Hairul mengurai alasan tetap melanjutkan tahapan lelang jabatan Kadis PUPR itu. Meski sebelumnya, pihaknya sempat mengajukan permohonan perjangan waktu pendaftaran ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Republik Indonesia.
Kata dia, dalam usulan perpanjangan waktu pendaftaran itu, pihaknya sekaligus berkonsuktasi ke BKN mengenai kronologi pendaftaran tahap pertama. BKN menyampaikan jumlah pelamar yang mendaftar telah dinyatakan memenuhi syarat, sehingga proses seleksi Kadis PUPR itu sah dan dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.
“Penjelasan BKN itu intinya bahwa 2 dari 5 pelamar di mana satunya dari luar daerah itu sah,sehingga tahapan seleksi tetap dapat dilanjutkan meski yang memenuhi syarat administasi itu hanya 3 orang atau syarat minimal pendaftar,” papar Hairul yang juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) KSB ini.
Setelah mendapat penjelasan BKN itu, tim Pansel Kadis PUPR KSB bersiap mengumumkan 3 nama pelamar yang dinyatakan lulus administrasi. Hairul mengatakan, pihaknya akan segera menyusun jadwal lanjutan tahapan seleksi yang akan dimulai pasca libur lebaran nanti. “Pengumuman lulus administrasinya insyaallah hari ini (Senin) kita umumkan. Maka setelah lebaran tiga orang yang lulus itu akan langsung menjalani tes kompetensi,” beber Hairul seraya memastikan seluruh tahapan seleksi akan dilaksanakan tepat waktu.
“Kita upayakan tidak molor-molor lagi prosesnya, karena kita tentu ingin segera jabatan Kepala Dinas PUPR itu terisi,” sambung Hairul.
Sebagai informasi, jabatan Kepala Dinas PUPR KSB sudah lowong sejak Januari lalu. Pasca pejabat lamanya, Syahril dilantik sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda KSB. Sementara, Kepala OPD yang mengurusi infrastruktur daerah ini, diisi oleh Armayadi sebagai pelaksana tugas (Plt).(bug)

