Selasa, Maret 17, 2026

BerandaNTBLOMBOK TIMURPertumbuhan Ekonomi Lombok Timur Tembus 6,61 Persen di Triwulan IV 2025

Pertumbuhan Ekonomi Lombok Timur Tembus 6,61 Persen di Triwulan IV 2025

Selong (suarantb.com) – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lombok Timur mencatat pertumbuhan ekonomi yang impresif pada triwulan keempat tahun 2025. Kepala BPS Lombok Timur, Sri Endah Wardanti, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi pada periode tersebut mencapai 6,61 persen, mencatatkan lonjakan signifikan dibandingkan triwulan-triwulan sebelumnya.

“Pertumbuhan ekonomi triwulan IV mencapai 6,61 persen. Angka ini cukup tinggi, sementara secara kumulatif sepanjang tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Lombok Timur tercatat sebesar 4,93 persen,” jelas Sri Endah Wardanti saat memaparkan data terkini.

Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Lombok Timur sepanjang 2025 ditopang oleh tiga sektor utama. Sektor penyediaan makan dan minum, sektor jasa keuangan dan asuransi, serta sektor perdagangan menjadi motor penggerak yang mendorong laju perekonomian daerah.

Sorotan khusus diberikan pada sektor penyediaan akomodasi dan makan minum yang mencatat pertumbuhan tahunan mencapai 9,85 persen. Menurut Sri Endah Wardanti, salah satu faktor pendorong utama pertumbuhan sektor ini adalah program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Peran program MBG sangat terlihat di sektor penyediaan akomodasi dan makan minum. Pertumbuhan tahun 2025 mencapai 9,85 persen, membaiknya ekonomi Lotim ini salah satunya karena program MBG,” ungkapnya.

Wakil Bupati Lotim H. Edwin Hadiwijaya dikonfirmasi meyakinkan pedan MBG memang cukup besar dalam menggerakkan ekonomi Lotim. Disebut saat ini 243 SPPG sudah beroperasi dengan 508.951orang penerima manfaat.

Menurutnya, tidak kurang dari 10 ribu tenaga kerja terserap di dapur, belum lagi yang di penyuplai dan mata rantai pasoknya. Setiap dapur mempekerjakan puluhan tenaga kerja, mulai dari juru masak hingga petugas distribusi, yang secara langsung menggerakkan ekonomi lokal dan meningkatkan permintaan bahan baku pangan.

Dengan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mencapai 98,79 persen atau Rp549,8 miliar di akhir tahun 2025, pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi dapat dipertahankan. Sekretaris Daerah Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, sebelumnya juga menyatakan keyakinannya bahwa kolaborasi antara program nasional dan penguatan sektor riil akan terus mendorong stabilitas ekonomi daerah.

Pertumbuhan di atas 6 persen pada triwulan IV ini menjadi modal berharga bagi Lombok Timur untuk memasuki tahun 2026 dengan fondasi ekonomi yang lebih kuat, terutama dengan terus berkembangnya sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut. (rus)

IKLAN Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM

IKLAN

RELATED ARTICLES
IKLAN Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM







VIDEO