Dompu (suarantb.com) – Pada Rabu (25/3/2026), menjadi hari pertama masuk kantor bagi jajaran pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Dompu setelah cuti bersama usai lebaran Idulfitri 1447 H. Rencana Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah yang direncanakan pemerintah pusat untuk efisiensi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi kendaraan belum ada pengaturan lebih lanjut sebagai acuan.
Hal itu disampaikan Bupati Dompu, Bambang Firduas, SE melalui Kabag Prokopim Setda Dompu, Agus Miswara, SSTP saat dihubungi, Selasa (24/3/2026) kemarin. “Besok kita mulai masuk kerja seperti biasa untuk pegawai kantor dan Senin (30/3/2026) itu untuk sekolah (guru dan siswa),” ungkapnya.
Agus mengatakan, rencana pemerintah pusat kembali menerapkan WFH seperti yang dilakukan saat pandemi Covid-19 dalam menekan pengeluaran BBM untuk antisipasi dampak perang AS–Israel dengan Iran hingga saat ini belum ada pengaturan lebih lanjut sebagai acuan pemerintah daerah (Pemda) sebagai acuan. “Kita jalankan kebijakan yang ada sambil menunggu Keputusan lebih lanjut,” jelasnya.
Agus pun mengingatkan jajaran pemerintah daerah (Pemda) Dompu untuk tidak menambah waktu libur sebagaimana yang telah diatur melalui Keputusan bersama mentri tentang hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026.
Terkait Surat Edaran Bupati nomor 100.3.4.2-43 tahun 2026 tentang penyesuaian pelaksaan tugas kedinasan bagi pengawai ASN pada masa libur nasional dan cuti Bersama hari Nyepi dan Hari Raya Idulfitri 1447 H diserahkan kepada masing-masing kepala Perangkat Daerah untuk mengatur jajarannya berdasarkan beban kerjanya.
Penyesuaian ini untuk 2 hari sebelum libur nasional dan cuti Bersama yaitu 16–17 Maret dan dan 3 hari sesudahnya yaitu 25–27 Maret. “Penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan ini tidak boleh mengganggu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan kualitas pelayanan public kepada masyarakat,” ingatnya.
Sementara pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Sabtu (21/3/2026) lalu menyampaikan kebijakan WFH sesudah lebaran tidak untuk ASN yang bertugas di sektor pelayanan publik. Sehingga layanan kepada masyarakat tidak terganggun. WFH ini akan diberlakukan sehari dalam sepekan dengan target penghematan BBM hingga 20 persen. (ula)

