Taliwang (Suara NTB) – Tahapan seleksi terbuka (selter) pengisian jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali dilanjutkan.
Berdasarkan perubahan jadwal yang dilakukan tim panitia seleksi (Pansel) JPT Pratama KSB, untuk tahapan lanjutan seleksi calon kepala Dinas PUPR itu akan dimulai terhitung tanggal 26 Maret 2026 dengan agenda penulisan makalah. “Kamis besok (hari ini) peserta akan menjalani kegiatan penulisan makalah,” terang kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KSB, Agusman, Rabu (25/3/2026).
Seleksi pengisian jabatan Kepala Dinas PUPR kali ini akan diikuti oleh tiga pelamar. Adapun ketiga pelamar yang sebelumnya telah dinyatakan lulus seleksi administrasi itu, di antaranya, Abdul Mutalib yang saat ini menjabat sebagai Camat Sekongkang, Yetty Andriani sekretaris Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Armayadi yang saat ini menjabat Sekretaris Dinas PUPR.
Agusman menjelaskan, pada tahapan penulisan makalah ketiga peserta dijadwalkan menjalaninya di hari yang sama. Tiap peserta diberikan waktu selama dua jam menyelesaikan tulisannya secara terpisah. “Karena jumlah pesertanya hanya tiga orang, tim membuat jadwalnya tidak bersamaan. Tapi sendiri-sendiri,” papar Agusman seraya menyampaikan terkait informasi lokasi kegiatan seleksi.
“Semua tahapan mulai seleksi ini tetap dilaksanakan di aula Rapulung Kantor BKPSDM KSB,” sambungnya.
Melihat jadwal seleksi yang ditelah diralat oleh tim Pansel. Para peserta lelang jabatan kepala Dinas PUPR KSB kalin ini tidak diberi waktu untuk beristirahat. Sebab sehari setelahnya atau tanggal 27 Maret 2026, seleksi langsung dilanjutkan ke tahap persentasi makalah dan wawancara.
Menurut Agusman, tim Pansel sengaja membuat padat jadwal seleksi mengingat sebelumnya tahapannya sempat dilakukan penundaan. “Tim Pansel sudah mempertimbangkan dengan mantang sebelum merevisi jadwalnya. Apalagi kan pesertanya tidak terlalu banyak, sehingga sehari bisa diselesaikan tiap tahapannya,” ujarnya.
Selanjutnya Agus menyampaikan, kegiatan presentasi makalah dan wawancara menjadi rangkaian terakhir tahapan tes yang harus dijalani pelamar. Selanjutnya hasil penilaian masing-masing peserta akan disampaikan kepada bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperoleh persetujan dan rekomendasi.
“Minggu pertama April mudah-mudahan sudah ada pengumuman hasil akhirnya sehingga pejabat yang terpilih dapat langsung dilantik,” harap Agus. (bug)

