Jumat, Maret 27, 2026

BerandaBIMAJalan Desa Sumi Terbelah, Pemkab Siapkan Jalur Darurat

Jalan Desa Sumi Terbelah, Pemkab Siapkan Jalur Darurat

 

Bima (Suara NTB) – Jalan lintas utama di Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima terbelah akibat longsor yang dipicu hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang sejak Selasa (16/3/2026) malam hingga Rabu (18/3/2026) dini hari. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima menyiapkan pembangunan jalan darurat untuk mencegah kecelakaan di lokasi terdampak.


Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bima, Nurul Huda, menjelaskan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi cukup lama sebelum longsor melanda wilayah tersebut.
“Pada hari Selasa tanggal 16 Maret 2026 pukul 23.05 Wita bertempat di wilayah Kabupaten Bima dan sekitarnya terjadi hujan sedang ke lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang. Kondisi ini berlangsung hingga hari Rabu tanggal 18 Maret pukul 02.00 Wita,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).


Longsor terjadi pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 01.00 Wita di wilayah Desa Sumi. Derasnya aliran air dari kawasan pegunungan memicu pergerakan tanah hingga merusak badan jalan.
“Derasnya air dari kawasan pegunungan menyebabkan tanah kehilangan ikatan antarpartikel sehingga memicu longsor. Akibatnya, ruas jalan lintas desa mengalami kerusakan berat hingga terbelah. Besi pembatas jalan juga rusak dan berpotensi membahayakan pengguna jalan,” paparnya.


Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerusakan pada badan jalan dinilai berisiko bagi pengguna jalan, terutama saat malam hari atau ketika cuaca buruk.
BPBD Kabupaten Bima telah berkoordinasi dengan dinas teknis terkait, termasuk Dinas PUPR dan instansi lainnya, untuk menentukan langkah penanganan lanjutan sesuai kewenangan masing-masing.


Terkait kondisi akses, Nurul Huda menyebut jalur tersebut masih dapat dilalui secara terbatas oleh kendaraan ringan dengan kehati-hatian.


“Kemarin bisa dilewati dengan Mobil Avanza, dengan menambah batu di pinggir jalan,” katanya.
Meski demikian, kondisi jalan yang terbelah tetap dinilai membahayakan. Karena itu, pemerintah daerah menyiapkan langkah penanganan darurat agar akses transportasi tetap terjaga sekaligus meminimalkan potensi kecelakaan. “Rencana penanganan membuat jalan darurat,” pungkasnya. (hir)



IKLAN
Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN


Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM




VIDEO