Selong (Suara NTB) – Sebanyak 3.500 lebih Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) belum menerima Tunjangan Hari Raya (THR) hingga Senin (30/3/2026). Rata-rata dari mereka yang belum menerima THR merupakan tenaga pendidikan.
Ketua Forum PPPK Paruh Waktu Lombok Timur, Bambang Sakra Gempita menjawab media di Lotim, Senin (30/3/2026), mengungkapkan bahwa jumlah tenaga pendidikan yang belum menerima THR sebagian besar tenaga guru dan tenaga kependidikan
Bambang menjelaskan, pemberian THR bagi PPPK Paruh Waktu, khususnya guru, bersumber dari dua anggaran, yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Sebanyak 20 persen dana BOS dapat dialokasikan untuk membayar THR guru.
“Ada 20 persen bisa digunakan, Pak Bupati sudah bersurat terkait penggunaan dana BOS ini. Kami hanya bisa sabar dulu, meskipun ditunda, tapi Pak Bupati mengatakan THR ini pasti akan dibayarkan,” ujar Bambang.
Bupati Lotim, H. Haerul Warisin, yang akrab disapa H. Iron, menyatakan bahwa tertundanya pencairan THR disebabkan oleh kendala administrasi dan data rekening yang masih belum lengkap. Ia memastikan seluruh PPPK Paruh Waktu tetap akan mendapatkan haknya.
Bupati menuturkan ia sudah bahas rencana pemberian THR bagi PPPK paruh waktu. Namun, ada kendala teknis di rekening dan administrasi lainya. Selanjutnya, Bupati Iron menegaskan tidak ada PPPK Paruh Waktu yang akan dirumahkan, meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Pihaknya bahkan telah mengirimkan surat kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mengupayakan perubahan status PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK penuh waktu.
Tidak saja PPPK Paruh waktu, sebanyak 1.673 tenaga honorer non data base yang belum masuk PPPK juga diusulkan agar masuk menjadi PPPK. “Kita sudah berikhtiar dengan menyurati BKN agar bisa diakomodir,” ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Lotim terus mengoordinasikan proses administrasi dan verifikasi data rekening agar pencairan THR bagi ribuan PPPK Paruh Waktu dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat.(rus)

