Mataram (Suara NTB) – Pihak kepolisian melakukan penyelidikan terhadap kebakaran yang terjadi di Ruko Gudang Oli Federal yang berada di Jalan Koperasi, Lingkungan Pintu Air Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Senin (30/3/2026).
Kapolsek Ampenan, Kompol Ahmad Majmuk, mengatakan, saat ini pihaknya telah turun melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami bersama telah cek TKP. Untuk penyebab, segala macamnya nanti kita dalami,” katanya.
Meskipun demikian, pihak kepolisian menduga kebakaran disebabkan karena korsleting listrik pada Stavol yang berada di belakang gudang.
Majmuk memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Adapun kerugian dalam peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp2 miliar. Penaksiran tersebut berasal dari 1.300 dus oli besar, 1.000 dus oli kecil, dan komputer yang ludes terbakar si jago merah.
Majmuk menerangkan, kebakaran diduga terjadi sekitar 10.00 Wita. Wirito, seorang karyawan toko oli tersebut mendengar suara ledakan yang berasal dari Stavol. Saksi juga mengatakan bahwa alat pengatur tegahgan listrik itu mengeluarkan api.
Mendapati api telah berkobar, Wirito kemudian berlari ke lantai dua untuk memberitahukan karyawan lainnya.
“Percikan api dari Stavol saat itu telah menyambar stok oli yang ada di lantai satu,” tuturnya.
Setelah itu, saksi bersama empat karyawan yang berada di lantai dua meloncat ke bawah untuk menyelamatkan diri.
“Mereka melompat ke bak truk yang sedang terparkir di depan gudang,” ucapnya.
Pukul 10.50 Wita api telah membesar, sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi untuk memadamkan api. Pemadaman berlangsung kurang lebih dua jam sehingga padal pukul 12.45 Wita, api berhasil dipadamkan.
Saat ini polisi telah memasang garis polisi di sekitat lokasi kebakaran untuk mencegah kerusakan atau hilangnya barang bukti.
“Saat ini kami juga telah meminta keterangan awal dari saksi-saksi yang berada di lokasi,” tambahnya.
Kapolsek Ampenan itu menegaskan bahwa pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kejadian. (mit)

