Senin, Maret 30, 2026

BerandaNTBLOMBOK BARATOrnamen Proyek Alun-alun Giri Menang Park Gerung Lobar Dibongkar

Ornamen Proyek Alun-alun Giri Menang Park Gerung Lobar Dibongkar

Giri Menang (Suara NTB) – Proyek Monumen Giri Menang Park (GMP) menuai sorotan, menyusul dari enam ornamen replika bunga teratai, ada satu yang hilang. Usut punya usut, satu ornamen bunga sengaja dibongkar oleh rekanan untuk perbaikan. Pembongkaran dilakukan karena bangunan tidak simetris. Rekanan pun diingatkan jangan sekadar kejar tayang dalam bekerja, tetapi tetapi mengedepankan kualitas.

Kepala Dinas PUPRPKP Lobar Lalu Ratnawi menjawab isu terkait monumen bunga teratai alun-alun GMP yang diduga roboh. Ia menegaskan ornamen GMP tersebut bukan roboh tetapi sengaja dirobohkan. “Bukan roboh, itu sengaja kita turunkan (bongkar) dulu biar simetris karena ada sedikit yang kurang simetris jadi kita lakukan pembongkaran untuk kita pasang lagi biar simetris,” kata dia, Minggu (29/3/2026).

Ia membantah isu jika ornamen itu roboh. Jika bangunannya itu roboh, menurutnya pasti pada bagian kuncup mengalami bengkok. “Itu kan mereka foto setelah kami turunkan dan bongkar bagian dalamnya untuk penyesuaian ukuran,” jelasnya.

Dan ornamen ini juga kata dia, berbahan besi sehingga tidak mungkin pecah kecuali dibongkar dengan cara dilas. Pihaknya meminta rekanan membongkar satu ornamen bunga teratai itu karena tidak simetris. Ornamen itu akan dipasang lagi supaya simetris dengan ornamen yang lainnya pada Monumen GMP. Fondasinya juga diminta diperkuat supaya kokoh dan untuk pemasangan jaringan listrik pada lampu ornamen. “Jadi sengaja kita servis dulu biar simetris,” imbuhnya.

Diakui, bagian dalamnya ornamen memang dibongkar, karena pihaknya meminta pada rekanan untuk mengecat ulang bagian dalam ornamen. Warna yang sebelumnya abu-abu diganti menjadi warna putih dan pada bagian listnya warna emas. “Kemarin ada perubahan warna cat yang dulunya warna abu sekarang kita ubah warna putih sama gold, sekalian kami pasang untuk jaringan listrik untuk pasang lampu ornamen,” sambungnya.

Terkait masukan sejumlah pihak agar pengerjaan tidak sekedar kejar tayang, tetapi mengabaikan kualitas. Pihaknya melakukan pengawasan secara ketat. Justru pihaknya melakukan tata ulang warna dan instalasi listriknya untuk memastikan ornamen ini optimal. “Kami dari Dinas menilai kurang simetris ya kami suruh bongkar biar simetris keliatannya kan ini ikon Lombok Barat, tentunya kami harus maksimal dalam mengawasinya,” tegasnya.

Terlebih, proyek ini masih tahap pemeliharaan sehingga wajar dievaluasi titik-titik yang dinilai kurang untuk segera di tata ulang. “Ini juga bentuk pengawasan kami,” ujarnya. (her)

IKLAN
Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN


Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM




VIDEO