Mataram (Suara NTB) – Di tengah kekhawatiran dampak eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, Kantor Wilayah Kementerian Haji NTB memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan haji tahun 2026 tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kepala Kanwil Kementerian Haji NTB, L. M. Amin, di Mataram, Selasa, 31 Maret 2026 menegaskan, hingga saat ini tidak ada perubahan kebijakan terkait pemberangkatan jemaah haji, termasuk tidak ada skema penundaan seperti yang sempat menjadi kekhawatiran sejumlah pihak karena masih belum adanya tanda-tanda Perang AS dan Israel terhadap Iran akan berakhir.
“InsyaAllah pelaksanaan haji tetap berjalan sesuai jadwal. Belum ada pengaruh dari eskalasi Timur Tengah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan jadwal yang telah disusun, jemaah haji asal NTB akan mulai masuk Asrama Haji pada 21 April 2026 pukul 06.00 Wita. Selanjutnya, pemberangkatan kloter pertama (kloter I) menuju Tanah Suci dijadwalkan pada 22 April 2026.
Menurut Amin, seluruh persiapan teknis keberangkatan jemaah NTB sejauh ini telah rampung. Jumlah jemaah haji NTB tahun ini tercatat sebanyak 5.798 orang yang terbagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter).
“Persiapan sudah kita lakukan secara menyeluruh. Mulai dari pengajuan visa jemaah yang sudah selesai, penentuan kloter, pelaksanaan manasik haji, hingga pendidikan dan pelatihan bagi petugas haji yang telah dilaksanakan sebelum bulan Ramadan,” terangnya.
Dengan kesiapan tersebut, pihaknya kini hanya menekankan pentingnya kesiapan individu jemaah, khususnya dari sisi kesehatan. Mengingat waktu keberangkatan yang semakin dekat, jemaah diminta menjaga kondisi fisik agar tetap prima saat menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
“Kami mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin, agar saat berangkat nanti dalam kondisi siap secara fisik maupun mental,” tambahnya.
Pemerintah juga terus melakukan koordinasi dengan otoritas terkait guna memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah haji, baik dari aspek transportasi, akomodasi, maupun keamanan jemaah selama berada di Arab Saudi.
Dengan berbagai persiapan yang telah matang, diharapkan seluruh jemaah haji asal NTB dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar, aman. (bul)

