Kamis, April 2, 2026

BerandaNTBLOMBOK UTARAAntisipasi Global Hub Kayangan, Pemda KLU Alokasikan 1.700 Hektare

Antisipasi Global Hub Kayangan, Pemda KLU Alokasikan 1.700 Hektare

Tanjung (Suara NTB) – Global Hub Bandar Kayangan di Kabupaten Lombok Utara (KLU) masih disikapi optimis oleh Pemda Lombok Utara. Kendati izin lokasi megaproyek tersebut berakhir pada 2021, tetapi Pemda tidak menutup peluang proyek tersebut di masa depan. Oleh karenanya, Pemda memetakan setidaknya 1.700 hektare lahan untuk proyek maritim tersebut.

Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT., Rabu (1/4/2026) mengungkapkan, Pemda Lombok Utara tak menutup peluang atas wacana proyek Global Hub di masa depan. Oleh karena itu, Pemda tetap mengantisipasi potensi pemanfaatan lahan di kawasan tersebut dengan menyiapkan lahan, kendati luasannya tidak seluas yang direncanakan.

“Pada saat ini, pembangunan Global Hub memang belum dilaksanakan. Akan tetapi, untuk mengantisipasi pembangunan di masa depan, Pemda Lombok Utara paling tidak sudah mengalokasikan lahan seluas 1.700 hektare, lebih kecil dari yang ada dalam masterplan Global Hub,” ujar Wabup.

Untuk diketahui, proyek Global Hub sudah mulai mengemuka di daerah sejak 2013 silam. Proyek ini terletak di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, yang bertujuan menjadi pelabuhan komersial bertaraf internasional. Global Hub Kayangan memanfaatkan posisi strategis Indonesia dalam jalur lalu lintas kapal komersial global-Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II.

Sesuai masterplan awal, infrastruktur ini tidak hanya mencakup pelabuhan, tetapi juga kawasan kota mandiri yang didukung sarana, prasarana yang menjadikannya salah satu proyek investasi besar di NTB.

Sayangnya, proyek tersebut mandek cukup lama hingga Izin Lokasi investasinya berakhir pada tahun 2021. Meskipun demikian, Pemda Lombok Utara tidak ingin serta merta menghapus peluang proyek tersebut pada program pembangunan jangka panjang 2025-2044.

“Setelah dilakukan telaah, pembangunan Global Hub tidak dapat dilaksanakan dalam waktu dekat. Sehingga dalam indikasi perwujudan rencananya diarahkan pada program jangka menengah terakhir, 2040-2044,” papar Kus.

Ia melanjutkan, status Global Hub Kayangan saat ini masih dianggap relevan karena dalam Peraturan Pemerintah No. 13 rayun 2017 tentang RTRW Nasional, telah mengarahkan Global Hub Kayangan sebagai Kawasan Andalan Nasional (KAN). “Dalam Perda Nom 5 tahun 2024 tentang RTRW Provinsi NTB juga menyebut, area Global Hub masih dicantumkan,” tandasnya. (ari)

IKLAN
Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN


Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM




VIDEO