Minggu, April 5, 2026

BerandaNTBLOMBOK BARATKirab Pataka Lobar Tak Sekadar Seremonial

Kirab Pataka Lobar Tak Sekadar Seremonial

Giri Menang (Suara NTB) – Panji kebesaran Kabupaten Lombok Barat (Lobar) resmi dikibarkan di depan ratusan peserta upacara di Plaza Utama Alun-Alun Giri Menang Park Sabtu (4/4/2026). Bupati Lobar H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) didampingi Wakil Bupati Hj. Nurul Adha memimpin prosesi penyerahan Pataka Kabupaten ini sebagai rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Kabupaten Lombok Barat tahun 2026.

Semangat kebersamaan dan optimisme pembangunan terasa kuat dalam kegiatan Serah Terima Pataka tersebut. Selain sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT, kegiatan ini sekaligus dirangkai dengan penandatanganan Prasasti Taman Kota Gerung. Acara berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah H. Akhmad Saikhu, jajaran pimpinan OPD, unsur Forkopimcam, serta para camat dan kepala desa se-Kabupaten Lobar.

Kirab Pataka HUT Lobar ke 68 tahun 2026 bukan hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga simbol harapan bahwa dari desa, kesejahteraan akan tumbuh dan menguat, menjadi fondasi kokoh bagi masa depan Lombok Barat.

Ada pemandangan berbeda yang mencuri perhatian dalam peringatan tahun ini. Barisan pembawa bendera tampil dengan formasi penuh makna seperti jumlah bendera Merah Putih sebanyak 17 bendera yang melambangkan semangat kemerdekaan dan menunjukkan tanggal HUT Lobar dan bendera Kerja Nyata Sejahtera dari Desa berjumlah 68 bendera yang melambangkan usia Kabupaten Lobar.

Dalam sambutannya, Bupati H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rangkaian awal peringatan hari jadi daerah. Ia menegaskan bahwa penyerahan Pataka dari Pemkab Lobar kepada kecamatan bukan sekadar simbol, melainkan representasi semangat persatuan dan tekad bersama dalam membangun Lobar. “Tahun ini, kirab pataka menghadirkan inovasi baru yang sarat makna,” ungkapnya.

Inovasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan 17 bendera Merah Putih, 4 bendera “Kerja Nyata”, dan 68 bendera “Sejahtera dari Desa” yang akan dikibarkan secara berantai hingga ke tingkat desa. Simbol ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah untuk menghadirkan pembangunan yang dimulai dari desa, menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Bupati menekankan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi dan akselerasi pembangunan. Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat desa, untuk terus berkolaborasi dengan semangat kerja nyata dan pelayanan yang tulus.

Menurutnya, desa memiliki peran strategis sebagai fondasi pembangunan daerah. Oleh karena itu, Pemkab Lobar berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan potensi desa, termasuk melalui rencana pameran tematik berbasis potensi lokal dalam rangka HUT ke-68 Kabupaten Lobar. (her)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN




VIDEO