Senin, April 6, 2026

BerandaNTB120 Desa di Bima Cairkan Dana Desa

120 Desa di Bima Cairkan Dana Desa

Bima (Suara NTB) – Sekitar 120 desa atau hampir 70 persen dari total 191 desa di Kabupaten Bima, telah mencairkan dana desa hingga akhir Maret 2026. Selain itu, pencairan Penghasilan Tetap (Siltap) bagi kepala desa dan perangkat desa juga telah terealisasi di sekitar 110 desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bima, Masykur, mengatakan pencairan dana desa terus berjalan seiring penyelesaian tahapan administrasi di masing-masing desa. Sejumlah desa yang belum mencairkan dana desa masih dalam proses pemenuhan persyaratan.

“Di Kabupaten Bima ada 191 desa. Per akhir Maret ini untuk pencairan dana desanya sudah sekitar 120-an desa, hampir 70 persen yang sudah cair. Tidak hanya dana desa, tapi Siltap juga, sudah cair sekitar hampir 110-an desa,” terangnya pekan kemarin.

Ia menjelaskan, desa yang belum mencairkan dana desa masih melaksanakan musyawarah desa (musdes) sebagai tahapan awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). “Untuk desa yang masih belum cair dana desanya, mereka masih berproses musdes. Musdes itu dalam rangka penyusunan rencana kerja RKPDes-nya,” jelasnya.

Setelah RKPDes disusun, dokumen tersebut akan dievaluasi oleh camat di masing-masing wilayah, kemudian diharmonisasikan di DPMD Kabupaten Bima sebelum ditetapkan sebagai dokumen perencanaan desa. “Setelah itu dilakukan evaluasi oleh camat, baru diharmonisasikan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bima,” katanya.

RKPDes yang telah disahkan selanjutnya, dituangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Dokumen tersebut kembali dikonsultasikan dengan camat sebelum dilakukan peninjauan akhir oleh DPMD. “Berdasarkan RKPDes itu akan dituangkan lagi dalam APBDes, dan dikonsultasikan juga dengan camat, dan terakhir akan direview oleh kita (DPMD),” terangnya.

Menurutnya, DPMD terus melakukan percepatan agar desa yang masih berproses dapat segera menyelesaikan seluruh tahapan administrasi. Pendampingan dilakukan untuk memastikan tidak ada kendala yang menghambat pencairan dana desa.

“Desa yang belum cair itu masih berproses di sana. Kami sedang mengusahakan upaya akselerasi biar bisa mempercepat. Kalau ada hambatan, kita panggil apa persoalannya. Bahkan kita kasih waktu untuk mempercepat itu,” tegasnya.

Pihaknya menargetkan seluruh desa dapat menyelesaikan tahapan administrasi dalam waktu dekat,sehingga pencairan dana desa dapat merata di seluruh wilayah Kabupaten Bima. Pendampingan teknis dan koordinasi dengan pemerintah kecamatan terus diperkuat untuk mempercepat realisasi pencairan. (hir)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN




VIDEO