Senin, April 13, 2026

BerandaNTBKOTA MATARAMDapur MBG di Mataram Terbakar

Dapur MBG di Mataram Terbakar

 

Mataram (Suara NTB) – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di sebuah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Jalan Panji Tilar No. 1, Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, pada Kamis sore (9/4/2026). Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Mataram mengerahkan lima unit armada dan 14 personel untuk memadamkan api. Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.15 Wita setelah pihak damkar menerima laporan dari warga.

Kepala Dinas Damkarmat Kota Mataram, H. Rudi Suryawan, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyatakan tim langsung merespons dan tiba di lokasi tidak lama setelah laporan diterima.

“Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih satu jam. Setelah itu anggota melakukan pengecekan kembali dan dipastikan aman anggota balik posko,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta karena sebagian besar bagian dalam dapur hangus terbakar.

Terkait penyebab kebakaran, pihak Damkarmat belum dapat memastikan dan masih menunggu hasil penyelidikan dari kepolisian.

Sebelumnya, dua peristiwa kebakaran juga terjadi di wilayah Kota Mataram. Kebakaran pertama terjadi di sebuah gudang oli di Jalan Koperasi, Lingkungan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, pada Senin (30/3/2026).

Peristiwa lainnya terjadi di Kafe Nostalgic yang berlokasi di Jalan Terusan Bung Hatta, Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, pada Rabu pagi (1/4/2026), yang diduga dipicu oleh korsleting listrik.

Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, tercatat sedikitnya empat kejadian kebakaran di Kota Mataram. Oleh karena itu, Damkarmat Mataram menekankan pentingnya kepemilikan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap gedung, perkantoran, maupun tempat usaha.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memastikan instalasi listrik terpasang dengan aman. Kota Mataram yang merupakan kawasan permukiman padat dinilai memiliki tingkat risiko kebakaran yang tinggi, terutama akibat korsleting listrik yang sering dipicu oleh instalasi yang tidak tertata dengan baik. (pan)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO