Kamis, April 9, 2026

BerandaNTBLOMBOK TIMURPesan Mendalam Lewat Simulasi Kecelakaan "Mengenaskan" di Lotim

Pesan Mendalam Lewat Simulasi Kecelakaan “Mengenaskan” di Lotim

Selong (Suara NTB) – Suasana di pinggir jalan tepat di bawah papan nama kantor layanan SIM dan BPKB Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Timur (Lotim) kini menyedot perhatian. Sebuah simulasi kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang disebut-sebut “mengenaskan” dipasang untuk menyadarkan para pengguna jalan.

Meski terkesan unik, simulasi tersebut memperlihatkan kendaraan ringsek dan boneka mayat dengan bercak darah merah menyala. Pemasangan ini bukan tanpa tujuan—di balik tampilannya yang menarik perhatian, tersimpan pesan mendalam tentang bahaya pelanggaran lalu lintas.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Lotim, AKP Abdul Rachman, menjelaskan bahwa ilustrasi itu menggambarkan risiko nyata dari ketidakdisiplinan di jalan. “Risiko tidak tertib berlalu lintas adalah kecelakaan lalu lintas yang tidak satu pun orang inginkan, seperti yang terlihat dalam simulasi ini,” ujarnya menjawab Suara NTB, Rabu (8/4/2026).

Data dari Satlantas Polres Lotim menunjukkan angka lakalantas selama tiga bulan pertama 2026 cukup mengkhawatirkan. Pada Januari tercatat 55 kejadian, Februari 38 kejadian, dan Maret melonjak menjadi 57 kejadian.

AKP Abdul Rachman mengungkapkan bahwa penyebab utama tingginya angka kecelakaan adalah rendahnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas serta minimnya etika berlalu lintas di kalangan masyarakat.

“Kebanyakan pelanggar hanya tertib saat ada petugas. Padahal, keselamatan adalah kebutuhan kita bersama. Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa tertib berlalu lintas harus lahir dari dalam diri, bukan karena takut ditilang,” tegasnya.

Dengan pemasangan simulasi yang berlokasi strategis di depan kantor layanan SIM dan BPKB, Satlantas berharap para pemohon perpanjangan SIM maupun BPKB dapat merenungkan pentingnya keselamatan sebelum kembali ke jalan raya.

Warga yang melintas pun mengaku terhenyak. “Lucu sih bentuknya, tapi pesannya keras. Saya jadi ingat keluarga di rumah,” kata Halimatussakdiyah, salah seorang pengendara yang berhenti sejenak.

Satlantas Polres Lotim mengimbau seluruh masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama, serta selalu mematuhi rambu dan etika berlalu lintas di mana pun dan kapan pun. (rus)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN




VIDEO