Jumat, April 10, 2026

BerandaNTBSUMBAWASanitasi Aman Baru Terealisasi 9 Persen

Sanitasi Aman Baru Terealisasi 9 Persen

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa, tidak menampik capain realisasi sanitasi aman masih sangat rendah mencapai 9 persen. Sementara, target di rencana pembangunan jangka menengah nasional di angka 30 persen di tahun 2029 mendatang.

“Memang dari target dan realisasi gapnya masih sangat jauh, itu terjadi karena di RPJP Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menaikan targetnya dari target awal 2024-2025 hanya 14 persen menjadi 30 persen,” kata Kadis PUPR kepada Suara NTB melalui Kabid Air Minum dan Sanitasi (AMSAN), Abdul Azis, Kamis, 9 April 2026.

Untuk mencapai target tersebut, pihaknya telah menyiapkan target khusus. Salah satunya dengan membangun sanitasi aman di pedesaan dan wilayah bahkan di beberapa wilayah lebih masif dilakukan. Sementara ,di Sumbawa masih memiliki kendala untuk membangun instalasi pengolahan air limpah terpusat.

“Jadi untuk pembangunan IPAL komunal (bersama) untuk dilakukan, karena terkendala lahan terutama di beberapa wilayah dengan kategori padat penduduk,” ucapnya.

Solusi yang paling mungkin untuk dilakukan pemerintah saat ini kata Azis,untuk mengejar target yakni membangun IPAL per individu. Tentu untuk mencapai target aman sanitasi tidak bisa serta merta melainkan dengan melakukan pengosongan septic tank yang sudah terpasang sebelumnya.

“Kita sudah punya IPLT satu, tetapi untuk pemanfaatannya belum maksimal kita lakukan. Nah angka 9 persen sanitasi aman itu di akhir tahun 2025 itu sumbangan dari satu IPLT saja,” ucapnya.

Ia menjelaskan,sebenarnya IPLT yang sudah terbangun di TPA Reberas memiliki kapasitas hingga 27 persen dari yang sudah terealisasi saat ini di angka 9 persen. Hanya saja untuk memaksimalkan potensi tersebut, belum bisa dilakukan pemerintah karena terkendala pola pikir masyarakat.

“Mindset masyarakat kita terkait sanitasi aman kebolak balik. Nah, anggapan masyarakat kita sanitasi aman ini septic tank belum pernah disedot padahal yang sering di sedot itu yang paling bagus,” jelasnya.

Pemerintah pun saat ini tengah mengupayakan untuk pembangunan dua IPLT. Yakni, satu di wilayah barat dan wilayah timur selatan Sumbawa. Di wilayah barat nantinya akan di bangun di Lekong, Kecamatan Alas Barat dan wilayah timur selatan akan dibangun di Teluk Santong.

“Kami berharap usulan pembangunan IPLT di dua wilayah itu bisa disetujui sehingga target kita untuk mencapai sanitasi aman pada tahun 2029 bisa tercapai,” harapnya.

Selain itu, pemberian pemahaman sanitasi aman kepada masyarakat khususnya di dalam Kota Sumbawa juga akan terus dimasifkan pemerintah. Apalagi kapasitas IPLT Raberas yang eksis saat ini, masih sangat besar sehingga kesadaran masyarakat sangat diharapkan.

“Kita sudah punya armada yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, sehingga kami berharap masyarakat bisa memanfatkannya secara maksimal. Kami sangat optimistis target sanitasi aman yang ditetapkan pemerintah bisa tercapai,” tukasnya. (ils)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN




VIDEO