Jumat, April 10, 2026

BerandaNTBSUMBAWA BARATSeleksi Beasiswa Mekanik, 659 Peserta Jalani Tes Potensi Akademik

Seleksi Beasiswa Mekanik, 659 Peserta Jalani Tes Potensi Akademik

Taliwang (Suara NTB) – Sejumlah 659 calon penerima program beasiswa mekanik alat berat hadir di gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada, Kamis, 9 April 2026. Kehadiran mereka itu dalam rangka mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) sebagai lanjutan tahapan seleksi penerimaan.

Kegiatan TPA ini diselenggarakan selama satu hari. Tes digelar dalam 4 sesi. Setiap sesinya diikuti oleh ratusan peserta. “Jadi jadwalnya kita maksimalkan sehari ini untuk tes TPA,” kata Kepala Disnakertrans KSB, Slamet Riadi.

Kegiatan seleksi ini dikawal langsung oleh tim dari UT School. Slamet mengatakan, hasil TPA setiap peserta akan langsung dinilai dan yang dinyatakan lulus. Peserta yang dinyatakan lulus akan menjalani tes wawancara. “Pakai sistem gugur. Jadi yang tidak memenuhi penilaian di tes TPA ini otomatis tidak bisa ikut tes wawancara,” paparnya.

Sebelum pelaksaan tes TPA, para peserta sempat mendapatkan pengarahan langsung dari Bupati KSB, H. Amar Nurmanysah. Dalam sambutannya, Bupati meminta kepada para calon penerima beasiswa kolaborasi pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) dan lembaga pendidikan vokasi UT School untuk bersungguh-sungguh menjalankan seluruh tahapan. “Mudah-mudahan yang hadir hari ini sudah menyiapkan diri untuk mengikuti tes,” tandas Bupati.

Bupati pun mengungkap inisiasi program beasiswa tersebut. Kebijakan ini diambil pemerintah sebagai solusi atas jumlah angka pengangguran di KSB yang cenderung fluktuatif.

Selama ini kata dia, serapan tenaga kerja lokal sangat bergantung pada orientasi proyek. Artinya, serapan tenaga kerja meningkat secara drastis saat proyek besar dilaksanakan. Sementara, angka pengangguran terbuka kembali muncul ketika proyek selesai. “Melalui program unggulan daerah ini, pemerintah berupaya menyiapkan angkatan kerja yang sesuai dengan kesempatan dan kebutuhan lapangan kerja,” urainya.

Sebagai informasi, pada program beasiswa tahap pertama ini hanya akan menjaring sebanyak 16 peserta sesuai dengan kapasitas dari UT School. Program ini sendiri direncanakan akan digelar minimal sebanyak tiga gelombang sepanjang tahun 2026 ini. “Jadi yang lulus seleksi nanti adalah benar-benar yang terbaik. Dan pesan saya selama pelatihan nanti agar disiplin sampai akhir masa pelatihan,” imbuh Bupati.(bug)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN




VIDEO