Sabtu, April 11, 2026

BerandaNTBLOMBOK TIMURKerja Sama dengan AMDK, Pendapatan PDAM Lotim Ditaksir Bertambah

Kerja Sama dengan AMDK, Pendapatan PDAM Lotim Ditaksir Bertambah

Selong (Suara NTB) – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) resmi menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan Air Minum dalam Kemasan (AMDK) merek Cleo. Kerja sama ini ditaksir mampu meningkatkan pendapatan PDAM hingga Rp145 juta per bulan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur PDAM Lotim, Sopyan Hakim menjawab Suara NTB, Kamis (9/4/2026) menjelaskan pabrik Cleo yang berlokasi di Terara akan menggunakan air baku dari PDAM dengan kapasitas 15 meter kubik per jam.

“Cleo meminta pasokan 15 kubik per jam. Dengan tarif khusus, sama seperti pelanggan ASDP. Kami terapkan tarif Rp10.500 hingga Rp13.500 per kubik untuk PDAM,” ujar Sopyan.
Berdasarkan perhitungan teknis, kebutuhan 15 kubik per jam jika dikalikan 24 jam menghasilkan 360 kubik per hari. Dalam sebulan (30 hari), total pasokan mencapai 10.800 kubik. “Dikalikan Rp13.000, estimasi pendapatan yang bisa kami peroleh sekitar Rp145 juta per bulan,” jelasnya.

Menariknya, Cleo tidak langsung memproduksi AMDK biasa. Tahap awal, perusahaan akan memproduksi air minum berwarna dan berasa. Alasannya, setelah melalui uji laboratorium dan pemeriksaan unsur air, PDAM dinilai memiliki kualitas air yang paling cocok dibandingkan sumber lain.

“Cleo sendiri sudah melakukan uji petik di tengah masyarakat. Hasil lab menunjukkan air PDAM sangat bagus, bahkan lebih baik dari sumur bor. Makanya mereka memutuskan kerja sama ini,” tambah Sopyan.

Untuk tahap berikutnya, Cleo berencana memproduksi AMDK reguler. Investasi yang digelontorkan mencapai puluhan miliar rupiah. Sementara itu, PDAM hanya bertugas membuka jaringan distribusi tanpa harus mengeluarkan biaya investasi besar.

Sopyan memastikan kerja sama ini tidak akan mengganggu pemenuhan air bersih untuk masyarakat Lotim. Pasokan untuk Cleo diambil dari jaringan Kota Raja yang telah dihitung secara matang.

“Debit kami masih sangat terjangkau untuk melayani. Hanya sekitar 15 persen dari kapasitas yang diambil. Jika lebih dari itu, kami tidak akan mau. Kami pastikan tidak akan mengurangi kebutuhan rakyat,” tegasnya.

PDAM Lotim juga telah melakukan rekayasa jaringan agar pasokan ke Cleo berjalan lancar tanpa mengganggu aliran ke pelanggan rumah tangga.
Rencananya, kerja sama ini akan diresmikan langsung oleh Bupati Lombok Timur dalam waktu dekat. (rus)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN




VIDEO