Sabtu, April 11, 2026

BerandaNTBLOMBOK TENGAHMusrenbang RKPD Loteng 2027, Kemiskinan Ditarget Turun 9,87 Persen, Seluruh Program Prioritas...

Musrenbang RKPD Loteng 2027, Kemiskinan Ditarget Turun 9,87 Persen, Seluruh Program Prioritas Dieksekusi

Praya (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Pemkab Loteng) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027, pada Rabu, 8 April 2026. Dihadiri seluruh mitra dan stakeholder terkait, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Loteng. Dalam kegiatan tersebut lebih dari 300 rencana program berhasil dihimpun untuk selanjutnya akan kajian dan dibahas lebih lanjut untuk selanjutnya akan dieksekusi ditahun 2027 mendatang.

Tahun 2027 sendiri merupakan tahun kedua dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah (RPJMD) Loteng. Dengan berfokus pada penguatan dan transformasi visi pembangunan Loteng untuk mewujudkan masyarakat Lombok Tengah yang Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera dan Harmonis (Masmirah). Semua program prioritas akan dieksekusi pada tahun tersebut.

H. Lalu Pathul Bahri. (Suara NTB/ist)

Nantinya semua program unggulan lintas sektor akan diimplementasi dengan pendekatan inklusif dan berbasis kebutuhan masyarakat. Targetnya, mampu memperluasan cakupan layanan pendidikan, kesehatan dan social guna meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Ditopang dengan pembangunan infrastruktur konektivitas antarwilayah dan digitalisasi layanan publik yang akan menjadi bagian integral dari strategi peningkatan efisiensi dan aksesibilitas daerah. Kemudian sistem monitoring dan evaluasi berbasis SIPD serta dashboard kinerja juga akan diperkuat. Ini untuk memastikan transparansi, akuntabilitas dan efektivitas pelaksanaan program daerah.

Perwakilan kecamatan menandatangani berita acara hasil Musrenbang RKPD Loteng 2027 di Swiss belcourt Hotel Lombok Desa Tanak Awu, Rabu (8/4).(Suara NTB/ist)

Dengan mulai dieksekusinya semua program prioritas daerah di tahun 2027 mendatang, berbagai indikator makro pembangunan diharapkan bisa terus membaik. Untuk kemiskinan misalnya, di tahun 2027 mendatang ditargetkan sudah diangka satu digit yakni 9,87 persen. Kemudian laju pertumbuhan ekonomi bisa menembus angka 6,34 persen.

Tingkat pengangguran terbuka ditargetkan juga bisa ditekan diposisi 2,28 persen. Dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) diharapkan membaik di level 72,96 poin. “Untuk bisa mencapai target yang ada, kita harus lebih fokus. Program yang dijalankan haruslah terarah sesuai dengan skala prioritas yang ada,” ujar Bupati Loteng, H. Lalu Pathul Bahri, S.I.P.,M.A.P., saat membuka kegiatan Musrenbang RKPD 2027.

Tidak kalah penting dalam menjalankan program yang ada, sinergi dan kolaborasi semua pihak harus terus dijaga, karena pemerintah tentunya tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari semua stakeholder tentunya sangat diharapkan.

Ia mengatakan dalam beberapa tahun terakhir sejumlah indikator makro pembangunan di Loteng menunjukkan trens membaik. Itu semua tidak bukan semata-mata karena kerja-kerja pemerintah daerah saja. Tetapi buah sinergi semua pihaknya. “Maka sinergi dengan semua pihaknya harus terus dijaga,” tegas Ketua DPD Partai Gerindra NTB ini. (kir/*)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN




VIDEO