Minggu, April 12, 2026

BerandaNTBLOMBOK TIMURTanaman Jagung Diklaim Mulai Menggiurkan Petani Lotim

Tanaman Jagung Diklaim Mulai Menggiurkan Petani Lotim

 

Selong (Suara NTB) – Komoditas jagung kian menunjukkan prospek cerah bagi para petani di Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Pemerintah setempat melalui Dinas Pertanian Lotim mengungkapkan budi daya jagung saat ini semakin menggiurkan, didukung oleh harga jual yang berpihak serta kebijakan pemerintah yang memfasilitasi perluasan lahan.


Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur, Lalu Fathul Kasturo yang akrab disapa Mamiq Kas menjawab Suara NTB, Sabtu (10/4/3026), menyatakan luas lahan jagung di wilayahnya mencapai 17.000 hektare. Dari lahan seluas itu, rata-rata produksi jagung tercatat sebesar 12 ton per hektare untuk jagung tongkol, dan 7–8 ton per hektare untuk jagung pipilan kering. Adapun produktivitas tanaman jagung mencapai 12 kuintal per hektare untuk tongkol, serta 7–8 kuintal per hektare untuk pipilan.


“Animo masyarakat yang cukup besar untuk menanam jagung membuat kami tidak khawatir. Pemerintah telah memberikan ruang kepada masyarakat untuk mengelola hutan melalui program Hutan Kemasyarakatan (HKM),” ujar Mamiq Kas.


Menurutnya, yang paling membesarkan hati petani adalah kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Pemerintah menetapkan harga jagung dengan kadar air 20–18 persen sebesar Rp5.500 per kilogram, sementara untuk kadar air 14 persen mencapai Rp6.400 per kilogram.


Dengan harga tersebut, petani dinilai mendapatkan keuntungan yang layak dibandingkan komoditas lain. Program HKM juga diharapkan mampu mendukung perluasan areal tanam jagung sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, serta meningkatkan kesejahteraan petani di Lombok Timur.


Para petani pun menyambut positif kebijakan ini. Mereka berharap dukungan pemerintah, baik dari sisi bantuan benih unggul, pupuk bersubsidi, maupun pendampingan teknis, terus berlanjut agar produktivitas jagung bisa semakin ditingkatkan. (rus)



IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN




VIDEO