Selasa, April 14, 2026

BerandaNTBLOMBOK TENGAH‎Gerebek Tiga Lokasi, Polisi Amankan Empat Terduga Pengedar Narkoba

‎Gerebek Tiga Lokasi, Polisi Amankan Empat Terduga Pengedar Narkoba

Praya (Suara NTB) – Aparat Polres Lombok Tengah (Loteng) akhir pekan kemarin, menggelar operasi pemberantasan peredaraan narkoba di wilayah hukumnya. Sebanyak tiga lokasi yang diduga sebagai lokasi peredaran narkoba digerebek. Hasilnya, empat terduga pengedar narkoba berhasil diringkus.

Kasat Resnarkoba Polres Loteng Iptu Yudha Aditya Warman, S.H., memimpin langsung operasi tersebut. Setelah sebelumnya mendapat laporan dan pengaduan dari masyarakat terkait maraknya dugaan aktivitas transaksi narkotika di beberapa lokasi. Masing-masing di Desa Sengkol Kecamatan Pujut serta wilayah Kecamatan Praya Tengah.

“Dari operasi di tiga lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Pujut dan Praya Tengah ini kami berhasil mengamankan empat orang terduga pelaku pengguna dan pengedar narkotika jenis sabu,” sebut Iptu Yudha Aditya Warman, S.H., dalam keteranganya, Senin (13/4).

Ia mengatakan, pengungkapan dan penangkapan terduga pengedar narkoba tersebut berawal dari laporan masyarakat. Awalnya, aparat kepolisian bergerak ke Desa Sengkol. Di sana aparat berhasil menangkap S, warga setempat dan mengamanankan satu paket narkoba sebesar 4,39 gram.

Dari hasil pengembangan aparat kemudian bergerak ke wilayah Kecamatan Praya Tengah. Di dua lokasi berbeda diwilayah tersebut polisi berhasil menangkap seorang perempuan berinisial WLYS serta AR dan KA. Disertai dengan barang bukti narkoba di tangannya masing-masing.

“Kalau dari WLYS kita amankan paket sabu seberat bruto 0,22 gram. Sementara dari tersangka AR dan KA, kita menyita tiga paket sabu sebesar 2,09 gram lengkap dengan alat hisap serta uang tunai Rp750 ribu yang diduga hasil transaksi narkoba,” terangnya.

Dari keempat terduga pelaku yang saat ini sudah diamankan di Mapolres Loteng tersebut, total polisi mengamankan 6,7 gram narkoba jenis sabu. Kepada polisi, para terduga pelaku mengungkapkan kalau mereka mengedarkan langsung narkoba tersebut kepada pembeli di wilayahnya masing-masing.

Pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pemberantasan narkoba di wilayah ini. Dalam hal ini masyarakat juga diharapkan dukungannya dengan tidak ragu-ragu melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan, termasuk peredaran narkoba di wilayahnya. Dengan begitu, bisa diambil tindakan segera oleh aparat kepolisian.

“Sinergi antara polisi dan masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkotika,” tandasnya. (kir)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO