Senin, April 13, 2026

BerandaNTBKOTA BIMAKurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Kurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Kota Bima (Suara NTB) – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima, Syahrial Nuryadin, S.IP., M.M., mengimbau masyarakat mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan membiasakan membawa tas belanja sendiri. Permintaan ini menyusul kenaikan harga plastik dalam beberapa waktu terakhir.

Menurut Syahrial, kondisi kenaikan harga plastik saat ini menjadi momentum penting untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup yang lebih ramah lingkungan. Ia menilai kebiasaan sederhana membawa tas belanja sendiri memberikan dampak besar dalam mengurangi timbulan sampah plastik di daerah.

“Ini saat yang tepat untuk mulai mengurangi ketergantungan terhadap plastik sekali pakai. Kami mengajak masyarakat agar membiasakan membawa tas belanja sendiri. Langkah ini sederhana, tetapi sangat besar manfaatnya bagi lingkungan,” ujarnya, Sabtu (11/4).

Ia menjelaskan, selama ini sampah plastik sekali pakai masih menjadi salah satu penyumbang utama timbulan sampah yang sulit terurai. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah di Kota Bima.

“Pengurangan plastik sekali pakai harus menjadi gerakan bersama. Persoalan sampah plastik tidak bisa diselesaikan hanya di hilir. Perubahan harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengimbau pelaku usaha, pedagang, dan pelaku UMKM untuk secara bertahap mulai membatasi penggunaan plastik sekali pakai dalam aktivitas perdagangan. Pelaku usaha diharapkan dapat mendorong penggunaan kemasan yang lebih ramah lingkungan serta mengajak konsumen membawa tas belanja sendiri.

“Kami berharap pelaku usaha dapat berperan aktif mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Bisa dimulai dengan mengajak konsumen membawa tas belanja sendiri atau menggunakan kemasan yang lebih ramah lingkungan,” katanya.

Selain upaya perubahan perilaku masyarakat, Pemerintah Kota Bima saat ini, juga tengah menyiapkan regulasi terkait pembatasan penggunaan plastik sekali pakai. Regulasi tersebut disebut Syahrial, telah memasuki tahap finalisasi dan diharapkan segera diberlakukan.

“Saat ini regulasi pembatasan penggunaan plastik sekali pakai sedang dalam tahap finalisasi. Kebijakan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mengurangi timbulan sampah plastik di Kota Bima,” tambahnya.

Kebijakan tersebut diharap akan terbentuk budaya hidup yang lebih peduli lingkungan. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menekan penggunaan plastik sekali pakai secara bertahap di Kota Bima. (hir)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO