Selasa, April 14, 2026

BerandaNTBKOTA MATARAMTiga Kloter Disiapkan, JCH Mataram Dijadwalkan Berangkat Akhir April 2026

Tiga Kloter Disiapkan, JCH Mataram Dijadwalkan Berangkat Akhir April 2026

 

Mataram (Suara NTB) — Pemerintah Kota Mataram menyatakan sebanyak 854 jemaah calon haji (JCH) akan diberangkatkan pada musim haji 2026 melalui tiga kelompok terbang (kloter), yakni kloter 5, 10, dan 15.

Asisten I Setda Kota Mataram, H. Lalu Martawang, menjelaskan bahwa kloter 5 dan 10 merupakan kloter utuh yang seluruhnya diisi JCH asal Kota Mataram. Sementara itu, kloter 15 merupakan kloter gabungan dengan jemaah dari Lombok Barat.

“Jumlah JCH Kota Mataram sebanyak 854 orang terbagi dalam tiga kloter, yaitu kloter 5, 10, dan 15. Kloter 5 dan 10 utuh, sedangkan kloter 15 bergabung dengan JCH Lombok Barat,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Untuk jadwal keberangkatan, kloter 5 dijadwalkan berangkat pada 27 April 2026. Pemerintah Kota Mataram akan melepas jemaah sehari sebelumnya, yakni pada 26 April 2026.

Saat ini, Pemkot Mataram tengah mempersiapkan teknis pelaksanaan pelepasan jemaah dari ketiga kloter tersebut. Koordinasi dilakukan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan atribut identitas bagi para jemaah, seperti syal dan rompi, yang akan digunakan selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci. Diharapkan seluruh jemaah telah mengenakan atribut tersebut saat pelepasan.

Di sisi lain, persiapan kesehatan bagi JCH juga telah rampung. Pemerintah memastikan vaksinasi bagi seluruh jemaah telah mencapai 100 persen.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Mataram menyatakan seluruh calon jemaah haji asal Kota Mataram telah menerima vaksin meningitis sebagai syarat wajib sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Emirald Isfihan, mengungkapkan bahwa seluruh 854 JCH telah divaksin sesuai ketentuan yang berlaku.

“Vaksin meningitis sangat penting untuk meningkatkan imunitas tubuh jemaah sekaligus mencegah risiko penularan penyakit selama berada di Tanah Suci,” ujarnya.

Ia menjelaskan, vaksinasi dilaksanakan secara bertahap sejak awal Maret 2026 melalui 11 puskesmas yang tersebar di Kota Mataram. Sistem layanan tersebut memudahkan jemaah untuk mengakses fasilitas kesehatan terdekat, sehingga pelaksanaan vaksinasi berjalan efektif dan merata.

Tidak hanya itu, Dinas Kesehatan juga menyiapkan paket kesehatan tambahan bagi seluruh jemaah. Paket tersebut berisi obat-obatan dasar, vitamin, dan masker yang dapat digunakan sebagai langkah preventif selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga kondisi fisik jemaah di tengah perbedaan cuaca, kepadatan, serta potensi paparan penyakit selama berada di Arab Saudi. (pan)

 

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO