spot_img
Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARATProgres Pekerjaan Minus dari Target, Alun-Alun Kota Gerung Optimis Bisa Dipakai saat...

Progres Pekerjaan Minus dari Target, Alun-Alun Kota Gerung Optimis Bisa Dipakai saat Perayaan Tahun Baru

Giri Menang (Suara NTB) – Pengerjaan Proyek Alun-alun Kota Gerung Lombok Barat (Lobar) terus dikebut. Progres sampai saat ini baru 62-63 persen, masih terjadi minus atau deviasi negatif. Kendati demikian, pihak kontraktor proyek bernilai Rp7,1 miliar ini optimis bisa selesai akhir tahun, sehingga bisa dipergunakan pada perayaan akhir tahun atau tahun 2026 nanti.

Tim Teknis Dinas PU Lobar Asrul Supriadi, menerangkan bahwa pengejaraan proyek Alun-alun yang diperoleh informasi terakhir mencapai 62 persen. “Deviasi negatif, minus cuma tidak terlalu besar,” kata dia, Senin, 8 Desember 2025.

Ia mengatakan, ada beberapa pekerjaan yang belum rampung karena menunggu barang pabrikan. Namun untuk pekerjaan pokok sudah semua dikerjakan. “Tinggal pabrikasi yang kaya mahkota (ornamen) dan lainnya,” terangnya, Senin, 8 Desember 2025.

Pekerjaan alun-alun ini satu paket dengan jogging track bagian depan. Sedangkan untuk lintasan jogging track lingkar kantor Pemkab, berbeda paket pekerjaannya. Dengan batas waktu pengerjaan proyek ini tanggal 29 Desember 2025, ia optimis bisa selesai akhir tahun ini. “Bisa dipakai untuk tahun baru,” imbuhnya.

Sesuai dengan target Bupati Lobar H. Lalu Ahmad Zaini, alun-alun harus selesai akhir tahun sehingga bisa dipakai pada perayaan baru nanti. Asrul mengaku optimistis bisa selesai, sebab pihaknya telah melakukan upaya-upaya percepatan. Pihaknya juga telah meminta rekanan melakukan percepatan dengan menambah pekerjaan, waktu kerja atau lembur.

Ia juga meminta agar sisa material di lokasi dibersihkan agar terlihat hasil pekerjaan proyek tersebut. Rekanan diminta menambah pekerja untuk membersihkan sisa material tersebut. “Kami minta dibersihkan agar terlihat hasil pekerjaannya,” ujar Asrul. (her)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO